Vitalik Buterin Ungkap Strategi Baru Ethereum, Penjualan ETH Dikurangi demi Masa Depan Blockchain

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Pendiri Ethereum Foundation, Vitalik Buterin, akhirnya membeberkan arah baru pengembangan Ethereum yang kini menjadi perhatian besar investor kripto global. Dalam pernyataan terbarunya, Vitalik menegaskan bahwa Ethereum Foundation akan dibuat lebih ramping, lebih fokus, dan mulai mengurangi penjualan ETH untuk menjaga ketahanan jangka panjang ekosistem blockchain terbesar kedua di dunia tersebut.

Langkah tersebut langsung menarik perhatian pasar karena selama ini penjualan ETH oleh Ethereum Foundation sering dianggap sebagai salah satu faktor yang memberi tekanan terhadap harga Ethereum. Dengan berkurangnya distribusi ETH ke pasar, banyak analis menilai kebijakan baru ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi harga aset kripto tersebut di tengah meningkatnya adopsi institusi dan tren investasi aset digital global.

Vitalik menjelaskan bahwa Ethereum Foundation kini memilih fokus pada keberlanjutan dibanding memperluas terlalu banyak proyek sekaligus. Menurutnya, organisasi harus lebih efisien dalam menggunakan sumber daya agar mampu bertahan dalam jangka panjang. Ia juga menegaskan bahwa Ethereum Foundation bukan pusat utama Ethereum, melainkan hanya salah satu bagian dari ekosistem desentralisasi yang lebih luas.

Dalam pernyataannya, Vitalik menyoroti pentingnya prinsip CROPS yang menjadi fondasi Ethereum, mulai dari ketahanan terhadap sensor, perlindungan terhadap dominasi pihak tertentu, sistem open source, privasi pengguna, hingga keamanan jaringan. Ia menilai aspek tersebut jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kecepatan transaksi tinggi seperti blockchain pesaing lainnya.

Baca Juga :  Bitcoin Anjlok ke Rp1,27 Miliar, Trader Kripto Rugi Triliunan Akibat Likuidasi Massal

Vitalik bahkan secara terbuka menolak gagasan bahwa Ethereum harus bersaing hanya dari sisi TPS atau transaksi per detik. Menurutnya, blockchain yang terlalu fokus pada kecepatan berisiko kehilangan nilai utama berupa desentralisasi dan keamanan. Ia menilai Ethereum harus tetap menjaga keseimbangan antara skalabilitas, keamanan, dan kebebasan jaringan.

Selain itu, Ethereum juga tengah mempercepat pengembangan teknologi berbasis AI untuk membantu proses verifikasi formal agar jaringan menjadi lebih minim bug dan lebih aman. Sejumlah teknologi baru seperti FOCIL, EIP-8141, EIP-7701, hingga framework dompet Kohaku disebut menjadi bagian penting dari roadmap Ethereum selanjutnya untuk memperkuat ekosistem Web3 dan DeFi.

Menariknya, Vitalik mengungkap bahwa Ethereum Foundation saat ini hanya memegang sekitar 0,16 persen dari total suplai ETH yang beredar di pasar. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding sejumlah yayasan blockchain lain yang disebut bisa menguasai hingga puluhan persen suplai token proyek mereka sendiri. Hal ini menurutnya menjadi bukti bahwa Ethereum tetap berkomitmen menjaga desentralisasi.

Baca Juga :  Harga Kripto 12 Mei 2026 Anjlok, Bitcoin dan Ethereum Melemah Saat Solana Cetak Kenaikan

Vitalik juga menyebut ETH sebagai produk finansial paling bernilai di dalam ekosistem Ethereum. Ia percaya peningkatan privasi, keamanan, dan ketahanan jaringan akan berdampak langsung terhadap nilai ETH di masa depan. Di tengah persaingan ketat industri blockchain 2026, strategi baru Ethereum Foundation dinilai menjadi langkah penting untuk mempertahankan dominasi Ethereum dalam sektor kripto, Web3, NFT, hingga decentralized finance.

FAQ

Apa itu Ethereum Foundation?
Ethereum Foundation adalah organisasi nirlaba yang mendukung pengembangan teknologi dan ekosistem Ethereum.

Mengapa Ethereum Foundation mengurangi penjualan ETH?
Untuk menjaga keberlanjutan finansial organisasi dan mengurangi tekanan jual terhadap pasar Ethereum.

Apa dampaknya bagi harga Ethereum?
Pengurangan penjualan ETH berpotensi menjadi sentimen positif karena suplai yang dilepas ke pasar menjadi lebih sedikit.

Mengapa Vitalik menolak fokus pada TPS tinggi?
Karena Ethereum ingin tetap menjaga keamanan dan desentralisasi, bukan hanya mengejar kecepatan transaksi.

Apa fokus pengembangan Ethereum saat ini?
Ethereum fokus pada keamanan jaringan, privasi, AI, skalabilitas, dan pengembangan teknologi Web3. (Tim)

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini 15 Oktober 2026 Turun ke Rp1,445 Miliar, Dogecoin Anjlok 2,71 Persen
Harga Bitcoin Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS, Laporan Inflasi 14 Oktober Jadi Penentu
Harga Bitcoin Hari Ini 12 Oktober 2026 Turun 1,17%, 1 BTC Tembus Rp1,48 Miliar
Harga Kripto 30 September 2026: Bitcoin Naik ke Rp1,49 Miliar, Zcash Pimpin Kenaikan
Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan
Bitcoin Price Today: BTC Around $86,000 as September Rally Continues
Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar
Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 15 Oktober 2026 Turun ke Rp1,445 Miliar, Dogecoin Anjlok 2,71 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Harga Bitcoin Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS, Laporan Inflasi 14 Oktober Jadi Penentu

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 12 Oktober 2026 Turun 1,17%, 1 BTC Tembus Rp1,48 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 23:45 WIB

Harga Kripto 30 September 2026: Bitcoin Naik ke Rp1,49 Miliar, Zcash Pimpin Kenaikan

Senin, 28 September 2026 - 10:24 WIB

Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan

Berita Terbaru