OJK Catat 21 Juta Investor Kripto RI, Indodax Kuasai Hampir Setengah Pasar Digital Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Industri aset digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan pada 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional telah mencapai 21,37 juta pengguna hingga Maret 2026. Angka tersebut naik 1,43 persen dibanding bulan sebelumnya dan memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi aset digital di tengah perkembangan teknologi finansial.

Di tengah lonjakan pengguna tersebut, Indodax menjadi platform dengan kontribusi terbesar di pasar kripto nasional. Bursa aset digital itu menguasai sekitar 46,5 persen pangsa pengguna kripto Indonesia dengan total mencapai 9,9 juta member aktif. Dominasi tersebut memperlihatkan persaingan industri exchange kripto nasional semakin ketat sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital.

CEO Indodax William Sutanto mengatakan pertumbuhan investor dan transaksi menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri kripto yang semakin matang. Menurutnya, masyarakat kini mulai memahami pentingnya investasi berbasis teknologi blockchain yang teregulasi dan memiliki sistem keamanan lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.

Tak hanya jumlah investor, nilai transaksi aset kripto nasional juga mengalami peningkatan besar. OJK mencatat transaksi spot kripto mencapai Rp22,24 triliun. Sementara transaksi derivatif aset digital naik 14,26 persen menjadi Rp5,80 triliun. Kenaikan ini menunjukkan aktivitas perdagangan kripto di Indonesia masih sangat aktif meski pasar global mengalami fluktuasi.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini, Apakah Siap Tembus Rekor Baru? Ini Analisis, Prediksi, dan Faktor yang Wajib Dipantau

Indodax sendiri membukukan volume transaksi sekitar Rp8,45 triliun atau setara 38 persen dari total transaksi kripto nasional. Capaian tersebut dinilai mencerminkan semakin dewasa dan stabilnya perilaku investor domestik dalam menghadapi volatilitas harga aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum.

Pengamat ekonomi digital menilai pertumbuhan investor kripto di Indonesia dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari meningkatnya literasi keuangan digital, kemudahan akses aplikasi investasi, hingga peluang keuntungan tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, generasi muda kini mulai menjadikan aset digital sebagai alternatif investasi jangka panjang selain saham dan emas.

Di sisi lain, perkembangan regulasi dari pemerintah dan OJK dinilai menjadi faktor penting yang mendorong kepercayaan masyarakat terhadap industri kripto nasional. Dengan pengawasan yang lebih jelas, investor dinilai lebih aman dalam melakukan transaksi dan penyimpanan aset digital melalui platform resmi yang terdaftar.

Baca Juga :  Suku Bunga Fed Hari Ini 26 Agustus 2026: Tetap 3,50%-3,75%, Pasar Menunggu Sinyal September

Melihat tren saat ini, industri kripto Indonesia diprediksi masih akan tumbuh agresif sepanjang 2026. Jumlah investor diperkirakan terus meningkat seiring berkembangnya adopsi teknologi blockchain, tokenisasi aset digital, hingga integrasi sistem pembayaran berbasis kripto di masa mendatang.

FAQ

Berapa jumlah investor kripto di Indonesia pada 2026?

OJK mencatat jumlah investor kripto Indonesia mencapai 21,37 juta pengguna hingga Maret 2026.

Platform kripto apa yang paling banyak digunakan di Indonesia?

Indodax menjadi platform dengan pengguna terbesar, mencapai sekitar 9,9 juta member.

Berapa nilai transaksi kripto nasional terbaru?

Nilai transaksi spot kripto nasional mencapai Rp22,24 triliun menurut data OJK.

Mengapa investasi kripto semakin diminati?

Karena meningkatnya literasi digital, kemudahan akses investasi, serta peluang keuntungan dari aset digital berbasis blockchain.

Apakah investasi kripto di Indonesia legal?

Ya, perdagangan aset kripto di Indonesia diawasi regulator dan dapat dilakukan melalui platform resmi yang terdaftar.

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar
Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus Rp1,44 Miliar, BTC Naik
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus US$80 Ribu, Short Seller Rugi US$183 Juta
Bitcoin Price 2026: How the Fed Rate Hike Could Impact BTC and Crypto Investors
Harga Bitcoin Hari Ini 16 September 2026 Tembus Rp1,34 Miliar, BTC Naik 0,67 Persen
Bitcoin Hari Ini 16 September 2026: BTC Naik atau Turun Setelah Voting CLARITY Act?
RUU Kripto AS CLARITY Act: Voting Senat 15 September 2026, 60 Suara Jadi Penentu Bitcoin dan XRP
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:45 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 21:00 WIB

Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus Rp1,44 Miliar, BTC Naik

Jumat, 18 September 2026 - 23:31 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus US$80 Ribu, Short Seller Rugi US$183 Juta

Jumat, 18 September 2026 - 00:01 WIB

Bitcoin Price 2026: How the Fed Rate Hike Could Impact BTC and Crypto Investors

Berita Terbaru

Bisnis

Best Credit Cards in the USA 2026: Rewards and Benefits

Kamis, 24 Sep 2026 - 23:31 WIB