Jakarta – Kabar terbaru dari PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Mei 2026 masih stabil sejak pembaruan terakhir yang berlaku pada 18 April 2026. Stabilitas ini mencakup berbagai jenis BBM seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Pertamax, hingga Pertalite yang menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.
Kondisi harga BBM yang tidak berubah ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga energi global. Dengan harga yang relatif stabil, pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha dapat mengatur pengeluaran operasional dengan lebih terencana tanpa khawatir lonjakan biaya bahan bakar dalam waktu dekat.
Di wilayah Sumatera, harga BBM masih berada pada kisaran yang kompetitif. Untuk Pertamax, harga berkisar antara Rp12.600 hingga Rp12.900 per liter. Di Sumatera Selatan, harga Pertamax tercatat Rp12.600 per liter, sementara Pertalite tetap berada di angka Rp10.000 per liter. Adapun Pertamax Turbo dijual hingga Rp19.850 per liter di beberapa wilayah.
Sementara itu, di Pulau Jawa termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, harga Pertamax stabil di angka Rp12.300 per liter. Untuk Pertamax Turbo dipasarkan sekitar Rp19.400 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 berada di kisaran Rp12.900 per liter, tergantung lokasi SPBU.
Di kawasan Kalimantan dan Sulawesi, harga BBM tidak jauh berbeda dari wilayah lainnya. Pertamax dijual pada kisaran Rp12.600 hingga Rp12.900 per liter. Namun, untuk Pertamax Turbo, harga bisa mencapai Rp20.250 per liter di wilayah tertentu seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, yang dipengaruhi oleh biaya distribusi dan kondisi geografis.
Untuk wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua, tidak semua jenis BBM tersedia secara lengkap. Namun demikian, pemerintah tetap menjaga harga Pertamax di angka Rp12.600 per liter dan Pertalite Rp10.000 per liter sebagai bagian dari kebijakan pemerataan energi nasional.
Perbedaan harga BBM antar wilayah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ongkos distribusi, infrastruktur, hingga kebijakan subsidi energi dari pemerintah. Meski ada variasi harga, pemerintah bersama Pertamina terus berupaya menjaga kestabilan agar masyarakat tetap mendapatkan akses energi yang terjangkau.
Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi resmi melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi Pertamina guna mendapatkan update harga terbaru sesuai wilayah. Selain itu, penggunaan BBM yang efisien juga menjadi kunci dalam menghemat pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
FAQ
1. Kapan harga BBM terbaru ini berlaku?
Harga berlaku sejak 18 April 2026 dan masih stabil hingga 1 Mei 2026.
2. Apakah harga BBM sama di seluruh Indonesia?
Tidak, harga dapat berbeda tergantung wilayah dan biaya distribusi.
3. Berapa harga Pertalite terbaru?
Pertalite tetap di harga Rp10.000 per liter.
4. Berapa harga Pertamax di Sumatera Selatan?
Rp12.600 per liter.
5. Di mana cek harga resmi BBM?
Melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi Pertamina.









