OTOMOTIF – Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi salah satu SUV yang digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota. Selain memiliki desain yang terlihat gagah, SUV ini dikenal dengan karakter mesin diesel yang menghasilkan torsi besar dan dianggap sesuai untuk perjalanan jarak jauh.
Pengalaman penggunaan salah satunya datang dari Ayatul Ajizulghosi atau Gesi. Pemilik yang memiliki hobi Vespa tersebut menggunakan Mitsubishi New Pajero Sport tahun 2017 akhir dengan mesin diesel dan sistem penggerak 4×2.
Selama kurang lebih lima tahun, kendaraan tersebut telah digunakan hingga menempuh jarak sekitar 120.000 kilometer.
Dari pengalaman tersebut, Gesi membagikan sejumlah hal yang menurutnya menjadi kelebihan sekaligus catatan selama menggunakan Pajero Sport.
Mesin Diesel Jadi Salah Satu Keunggulan
Salah satu alasan Gesi memilih Pajero Sport bermesin diesel berkaitan dengan harga bahan bakar solar yang ketika itu masih relatif terjangkau.
Ia menyebut Pertamina Dex sebagai salah satu pertimbangan saat memilih kendaraan tersebut.
Meski harga bahan bakar diesel saat ini sudah meningkat dibandingkan sebelumnya, Gesi tetap menilai karakter mesin Pajero Sport sebagai salah satu keunggulan utama.
Menurut pengalamannya, mesin diesel Pajero Sport memiliki karakter yang tangguh dan tidak mudah bermasalah selama digunakan dengan baik.
Ia juga menilai karakter mesin tersebut cocok untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan ke luar kota.
Desain Gagah dan Pengendalian Nyaman
Selain mesin, desain menjadi faktor lain yang membuat Gesi memilih Pajero Sport.
Menurutnya, tampilan SUV Mitsubishi tersebut terlihat stylish sekaligus gagah jika dibandingkan dengan sejumlah kendaraan lain pada rentang harga yang sama.
Penggunaan mobil juga tidak terbatas untuk perjalanan jarak jauh. Pajero Sport 4×2 miliknya lebih banyak digunakan sebagai kendaraan harian, baik untuk aktivitas di dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Selama digunakan, Gesi mengaku cukup merasakan kenyamanan serta karakter pengendalian mobil.
Handling, stabilitas, tenaga, dan torsi menjadi beberapa aspek yang menurutnya mendukung penggunaan Pajero Sport untuk berbagai kebutuhan.
Ia juga menilai anggapan bahwa Pajero Sport terasa terlalu keras atau bumpy tidak sepenuhnya sesuai dengan pengalaman yang dirasakannya selama menggunakan mobil tersebut.
Ada Catatan pada Respons Mesin Putaran Bawah
Meski memberikan sejumlah penilaian positif, Gesi tetap menemukan beberapa kekurangan.
Salah satu catatan yang disampaikannya berkaitan dengan respons mesin diesel ketika berada pada putaran mesin rendah.
Menurutnya, respons akselerasi terasa kurang sigap ketika mesin masih berada di RPM bawah. Namun, karakter tersebut berubah ketika putaran mesin sudah lebih tinggi.
Gesi kemudian membandingkan karakter tersebut dengan Toyota Fortuner yang juga pernah digunakannya.
Menurut pengalamannya, Fortuner terasa lebih responsif pada putaran bawah, tetapi responsnya berbeda ketika memasuki putaran mesin yang lebih tinggi.
Perbedaan karakter tersebut, menurut Gesi, menjadi bagian dari kelebihan dan kekurangan masing-masing kendaraan.
Pintu Belakang Belum Menggunakan Power Backdoor
Catatan lainnya berkaitan dengan kelengkapan fitur.
Gesi menilai Pajero Sport yang digunakannya seharusnya sudah dilengkapi power backdoor atau pintu bagasi elektrik.
Fitur tersebut dinilai dapat memberikan kemudahan ketika pengguna membuka dan menutup pintu belakang kendaraan.
Namun, keluhan tersebut merupakan pengalaman dan penilaian pribadi pemilik berdasarkan kendaraan yang digunakannya.
Biaya Perawatan Dinilai Masih Wajar
Salah satu anggapan yang cukup sering dikaitkan dengan kendaraan Mitsubishi adalah biaya perawatan yang dianggap mahal.
Setelah menggunakan Pajero Sport selama sekitar lima tahun, Gesi memiliki pengalaman berbeda.
Menurutnya, biaya perawatan kendaraan tersebut masih berada pada tingkat yang wajar jika disesuaikan dengan kelas dan harga mobil.
Ia juga menilai Pajero Sport tidak termasuk kendaraan yang mudah mengalami masalah apabila perawatan dilakukan secara rutin dan sesuai kebutuhan.
Dengan jarak tempuh yang sudah mencapai sekitar 120.000 kilometer, pengalaman tersebut menjadi gambaran dari satu pemilik mengenai penggunaan Pajero Sport dalam jangka panjang.
Pengalaman Pemilik Bisa Berbeda
Pengalaman Gesi menunjukkan beberapa aspek yang menurutnya menonjol dari Mitsubishi Pajero Sport, mulai dari karakter mesin diesel, kenyamanan, handling, stabilitas, desain, hingga biaya perawatan.
Di sisi lain, terdapat pula beberapa catatan seperti respons mesin pada putaran rendah dan belum adanya power backdoor pada unit yang digunakannya.
Penilaian tersebut merupakan pengalaman pribadi pemilik sehingga kondisi kendaraan, tahun produksi, varian, pola penggunaan, serta riwayat perawatan dapat membuat pengalaman pengguna lain berbeda.
Bagi calon pembeli Pajero Sport bekas, riwayat servis, kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem kelistrikan, serta kondisi bodi tetap menjadi beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum melakukan transaksi.
FAQ Mitsubishi Pajero Sport Bekas
Berapa lama Pajero Sport milik Gesi digunakan?
Mitsubishi New Pajero Sport tahun 2017 akhir milik Gesi telah digunakan selama sekitar lima tahun.
Berapa jarak tempuh Pajero Sport tersebut?
Mobil tersebut telah menempuh jarak sekitar 120.000 kilometer.
Apa kelebihan Pajero Sport menurut pemilik?
Menurut pengalaman Gesi, kelebihannya antara lain mesin diesel yang dianggap tangguh, handling, kenyamanan, stabilitas, tenaga, torsi, serta desain yang gagah.
Apa kekurangan Pajero Sport yang dirasakan?
Gesi menyoroti respons mesin yang menurutnya agak lambat ketika berada pada RPM rendah serta tidak adanya fitur power backdoor pada unit yang digunakan.
Apakah biaya perawatan Pajero Sport mahal?
Berdasarkan pengalaman Gesi selama sekitar lima tahun, biaya perawatan dinilai masih wajar jika disesuaikan dengan kelas kendaraan.
Apakah Pajero Sport cocok untuk penggunaan harian?
Gesi menggunakan Pajero Sport 4×2 miliknya untuk aktivitas harian, baik di dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Apakah pengalaman satu pemilik bisa menjadi patokan semua Pajero Sport?
Tidak. Kondisi kendaraan dan pengalaman penggunaan dapat berbeda tergantung varian, tahun produksi, jarak tempuh, pola penggunaan, dan riwayat perawatan.









