JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat dan mahasiswa asal Jambi yang berada di perantauan. Sebanyak 198 peserta mudik gratis resmi diberangkatkan oleh Gubernur Jambi Al Haris dari Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (14/3/2026).
Program mudik gratis ini menjadi bagian dari pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 1447 Hijriah/2026 yang digagas Pemprov Jambi untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 8 kendaraan yang terdiri dari 4 unit bus dan 4 unit Toyota Hiace untuk mengangkut para peserta mudik.
Beberapa tujuan perjalanan mudik gratis ini meliputi daerah di Pulau Jawa seperti Solo dan Pati, serta wilayah di Sumatera seperti Padang. Sementara untuk rute dalam Provinsi Jambi meliputi Kerinci–Sungai Penuh, Sarolangun–Bangko, dan Tebo–Bungo.
Mudik Gratis untuk Ringankan Beban Masyarakat
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian agar dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.
Ia menyampaikan bahwa tradisi mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Namun tingginya mobilitas masyarakat saat mudik kerap menimbulkan berbagai tantangan, seperti kemacetan lalu lintas, risiko kecelakaan, hingga biaya perjalanan yang cukup besar.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi bersama sejumlah pihak swasta menyelenggarakan program mudik gratis guna membantu masyarakat.
Menurut Al Haris, program tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan fasilitas perjalanan yang aman dan nyaman.
Selain itu, program ini juga ditujukan untuk membantu mahasiswa asal Jambi yang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat pulang ke kampung halaman tanpa terkendala biaya transportasi.
“Tujuan kita agar masyarakat Jambi bisa pulang kampung dengan nyaman dan aman tanpa terbebani biaya tinggi,” ujar Al Haris.
Ia juga menambahkan bahwa program ini sekaligus bertujuan meningkatkan kualitas layanan transportasi publik serta mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik.
Pesan Gubernur untuk Peserta Mudik
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga berpesan kepada para peserta mudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan.
Ia mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak, terutama saat beristirahat atau berbuka puasa di rumah makan selama perjalanan.
“Jaga anak-anak dengan baik saat istirahat atau makan, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pesannya.
Sopir Dites Urine Sebelum Berangkat
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Jhon Eka Powa mengatakan bahwa program mudik gratis ini juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan selama arus mudik Lebaran.
Sebelum keberangkatan, petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang serta tes urine terhadap para sopir.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh sopir dinyatakan negatif dari narkoba, sehingga perjalanan dinilai aman untuk diberangkatkan.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib.









