IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Bawah 5.000, Saham BBCA hingga BBRI Berguguran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks saham Indonesia anjlok 261,84 poin atau 5,05 persen ke level 4.923 pada penutupan sesi pertama.

Pelemahan tersebut membawa IHSG turun di bawah level psikologis 5.000. Berdasarkan data perdagangan yang dikutip CNN Indonesia dari RTI Business, IHSG sempat bergerak dalam rentang 4.907 hingga 4.974 sepanjang sesi pertama. Indeks dibuka pada level 4.961 sebelum terus bergerak di zona merah.

Tekanan pasar terlihat dari dominasi saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 744 saham melemah, sedangkan hanya 42 saham menguat dan 13 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan bahwa aksi jual terjadi pada mayoritas saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga :  Rp 99 Juta Dapat Mobil Eropa? Ini Spesifikasi Citroen C3 Live (0)

Aktivitas transaksi tetap tinggi di tengah pelemahan pasar. Volume perdagangan mencapai 168,90 miliar saham dengan nilai transaksi Rp10,03 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 872.556 kali, sementara kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp8.737,67 triliun.

Sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar ikut tertekan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen menjadi Rp4.820 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 6,82 persen ke Rp2.460 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 2,65 persen menjadi Rp3.300.

Tekanan juga meluas ke saham sektor pertambangan, energi, dan teknologi. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 6,99 persen ke Rp665. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot 6,67 persen menjadi Rp2.380, sedangkan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah 4,07 persen ke Rp2.120.

Baca Juga :  Update Harga Emas Antam 12 Februari 2026, 1 Gram Nyaris Rp3 Juta

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 4 persen menjadi Rp24. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga terkoreksi 6,84 persen ke Rp1.770. Di tengah tekanan tersebut, saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru menguat 28,79 persen ke level Rp170.

Pelemahan IHSG terjadi di tengah sorotan pasar terhadap isu indeks MSCI yang turut memengaruhi sentimen investor. Namun, investor perlu mencermati perkembangan kebijakan, arus transaksi, dan pergerakan saham pada sesi berikutnya sebelum mengambil keputusan investasi. Data perdagangan sesi pertama ini belum menggambarkan hasil penutupan IHSG sepanjang hari. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Anjlok ke 4.919, Saham BBCA Turun 6,86 Persen, BCA Gelar Buyback
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Oktober 2026 Tembus Rp2,58 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Hari Ini 19 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,611 Juta, Cek Buyback!
Harga BBM Sumbar, Jambi, dan Sumut Terbaru: Pertalite Rp10.000, Pertamax Mulai Rp16.300 per Liter
The Fed Interest Rate Decision October 2026: What Investors Need to Know
Penjaminan Polis Asuransi Mulai Juli 2027, LPS Ungkap Syarat Penting bagi Perusahaan
Pertalite Habis di SPBU Pelayang Raya Sungai Penuh, Terjadi di Tengah Penurunan Stok Nasional
KUR BRI Tanpa Jaminan, Apakah Bisa? Ini Ketentuan yang Perlu Diketahui
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:33 WIB

IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Bawah 5.000, Saham BBCA hingga BBRI Berguguran

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:19 WIB

IHSG Anjlok ke 4.919, Saham BBCA Turun 6,86 Persen, BCA Gelar Buyback

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 19 Oktober 2026: 1 Gram Rp2,611 Juta, Cek Buyback!

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Harga BBM Sumbar, Jambi, dan Sumut Terbaru: Pertalite Rp10.000, Pertamax Mulai Rp16.300 per Liter

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:00 WIB

The Fed Interest Rate Decision October 2026: What Investors Need to Know

Berita Terbaru

Nasional

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Senin, 19 Okt 2026 - 12:00 WIB