IHSG Anjlok 14,91%, 10 Saham Ini Malah Meroket: BIKE Naik 96,26%

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada pekan perdagangan 12–16 Oktober 2026. Ketika indeks saham Indonesia anjlok 14,91 persen, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan harga hingga hampir 100 persen.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Bisnis.com, Sabtu (17/10/2026), IHSG ditutup pada level 5.185,105 pada Jumat (16/10/2026). Posisi tersebut merosot dari 6.093,759 pada pekan sebelumnya. Gejolak pasar muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap wacana perubahan klasifikasi pasar Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Di tengah tekanan tersebut, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. (BIKE) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi dalam daftar yang dilaporkan. Harga BIKE melonjak 96,26 persen menjadi Rp4.200 per saham, dari sebelumnya Rp2.140. Artinya, saham ini hampir mencatatkan kenaikan dua kali lipat dalam satu pekan perdagangan.

Posisi kedua ditempati PT Tifico Fiber Indonesia Tbk. (TFCO). Saham ini melesat 94,17 persen menjadi Rp2.000 dari Rp1.030. Selanjutnya, PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) menguat 63,30 persen ke Rp1.780, sedangkan PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO) naik 62,92 persen menjadi Rp1.955.

Baca Juga :  Aksesoris HP Murah di Shopee, Mulai Rp2 Ribuan

Kenaikan juga terjadi pada saham PT Bank of India Indonesia Tbk. (BSWD), yang menguat 56,25 persen ke Rp5.625. Berikutnya, PT Arthavest Tbk. (ARTA) naik 33,71 persen menjadi Rp2.340, sementara PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk. (AKKU) menguat 29,63 persen ke Rp105. PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) melengkapi kelompok saham dengan kenaikan di atas 20 persen setelah menguat 24,81 persen ke Rp3.220.

Dua saham lainnya juga masuk dalam daftar 10 besar penguatan mingguan. PT Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH) naik 22,22 persen menjadi Rp99, sedangkan PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk. (SBMA) menguat 14,55 persen ke Rp126. Meski mencatatkan kenaikan signifikan, performa mingguan tersebut tidak otomatis menunjukkan bahwa harga saham akan terus meningkat.

Baca Juga :  Apakah Starlink Cocok untuk Daerah Terpencil? Jawabannya Bisa Mengejutkan, Ini Alasan Banyak Warga Mulai Beralih

Sebaliknya, tekanan pasar secara keseluruhan terlihat dari penurunan kapitalisasi pasar BEI sebesar 14,43 persen menjadi Rp9.157 triliun. Pada Jumat (16/10/2026), BEI juga menerapkan penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 08.58 WIB setelah IHSG merosot hingga 8 persen. Investor asing mencatatkan jual bersih Rp3,34 triliun pada hari yang sama, sementara akumulasi jual bersih sepanjang 2026 mencapai Rp88,19 triliun.

Salah satu perhatian utama pelaku pasar adalah wacana MSCI mengenai perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen memperkuat koordinasi dan meminta penjelasan mengenai dasar penilaian tersebut. Berdasarkan informasi dalam laporan sumber, proses konsultasi berlangsung hingga 30 April 2027 dan belum menjadi keputusan final. Investor perlu mencermati perkembangan kebijakan, fundamental emiten, serta risiko volatilitas sebelum mengambil keputusan investasi. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Pecahan Ringgit Malaysia Terbaru: Kenali Uang RM1 hingga RM100, Jangan Sampai Salah Tukar!
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Naik Rp7.000, Buyback Tembus Rp2,387 Juta
Rupiah Terancam Tembus Rp18.300 per Dolar AS, Wacana MSCI Picu Arus Modal Keluar US$4,3 Miliar
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
KUR Mandiri Tanpa Agunan Oktober 2026, UMKM Bisa Pinjam hingga Rp100 Juta
Harga BBM Hari Ini 17 Oktober 2026 di Jambi, Sumbar, dan Sumut, Pertamax Tembus Rp16.650
The Fed Beri Sinyal Suku Bunga Bisa Naik Lagi, Keputusan Oktober Jadi Sorotan
Wall Street 16 Oktober 2026 : Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Chip Berguguran
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

IHSG Anjlok 14,91%, 10 Saham Ini Malah Meroket: BIKE Naik 96,26%

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Pecahan Ringgit Malaysia Terbaru: Kenali Uang RM1 hingga RM100, Jangan Sampai Salah Tukar!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Oktober 2026 Naik Rp7.000, Buyback Tembus Rp2,387 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Rupiah Terancam Tembus Rp18.300 per Dolar AS, Wacana MSCI Picu Arus Modal Keluar US$4,3 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Berita Terbaru