BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Isi Baterai Mobil Listrik Cuma 9 Menit

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – BYD resmi menghadirkan teknologi pengisian daya supercepat atau flash charging di Indonesia pada Rabu, 14 Oktober 2026. Teknologi ini diklaim mampu mengisi baterai mobil listrik dari 10 persen menjadi 97 persen hanya dalam sembilan menit.

Sistem pengisian daya tersebut menawarkan daya hingga 1.500 kW pada setiap konektor pengisian atau gun. Kehadiran teknologi ini menjadi langkah BYD untuk menjawab persoalan waktu pengisian baterai dan keterbatasan akses stasiun pengisian kendaraan listrik.

Wakil Presiden BYD Co., Ltd. sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, mengatakan perusahaan menerima banyak masukan dari konsumen Indonesia. Mereka menginginkan mobil listrik, tetapi masih menghadapi kesulitan mengakses fasilitas pengisian daya.

Baca Juga :  CIMB Niaga (BNGA) Posts Rp8.8 Trillion Profit in 2025, ROE Reaches 13%

Menurut Liu, masukan tersebut berasal dari berbagai wilayah, termasuk Sulawesi, Kalimantan, Bali, dan Jakarta. Karena itu, BYD menghadirkan solusi melalui pengembangan teknologi baterai dan sistem pengisian daya.

Selain flash charging, BYD juga memperkenalkan baterai Blade generasi kedua di Indonesia. Perusahaan menyatakan terus mengembangkan teknologi baterai dengan memperhatikan peningkatan kemampuan dan keamanan.

BYD mengklaim flash charging mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam lima menit. Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu sekitar sembilan menit.

Saat ini, fasilitas tersebut sudah tersedia di 10 lokasi dealer BYD di Indonesia. Teknologi ini dapat digunakan oleh dua model yang baru diperkenalkan, yakni Denza New D9 dan Denza Z9 GT.

Baca Juga :  Mirip Toyota Alphard, Mobil Listrik Nora EV Metro Punya Harga Rp160 Jutaan

BYD juga menyebut teknologi flash charging akan mendukung dua model lainnya, yaitu BYD M6 EV dan Atto 2, yang direncanakan segera meluncur. Namun, perusahaan belum merinci jadwal perluasan jaringan maupun jumlah fasilitas tambahan dalam informasi yang disampaikan.

Kehadiran flash charging berpotensi meningkatkan daya tarik mobil listrik bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan. Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan kompatibilitas kendaraan, ketersediaan stasiun pengisian, serta kondisi baterai dan fasilitas di lokasi pengisian. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Orang Kaya RI Beralih ke Asuransi Dolar AS, Premi Prudential Melonjak 214%
Simulasi Pinjaman UMKM Rp50 Juta: Ini Simulasi Cicilan per Bulan untuk Tenor 1 hingga 5 Tahun
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, dan BNI Oktober 2026, Siapkan Dana Rp1 Miliar
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.895 pada 14 Oktober 2026
IHSG Menguat ke 5.943, Saham BRPT Melonjak 9,16%, MAPI dan MEDC Ikut Melaju
Cara Menghasilkan Uang dari Shopee Affiliate 2026, Modal HP dan Target Rp100 Ribu Sehari
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 14 Oktober 2026, Saham PTBA, EMAS, dan ERAA Jadi Sorotan
Harga Emas Logam Mulia Hari Ini 14 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,57 Juta
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:00 WIB

BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Isi Baterai Mobil Listrik Cuma 9 Menit

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Orang Kaya RI Beralih ke Asuransi Dolar AS, Premi Prudential Melonjak 214%

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Simulasi Pinjaman UMKM Rp50 Juta: Ini Simulasi Cicilan per Bulan untuk Tenor 1 hingga 5 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, dan BNI Oktober 2026, Siapkan Dana Rp1 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.895 pada 14 Oktober 2026

Berita Terbaru