ASUS ProArt GR1X, Mini PC Ringkas untuk Gaming, Kreator Konten, dan AI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – ASUS memperkenalkan mini PC ProArt GR1X berbasis NVIDIA RTX Spark yang menawarkan perpaduan performa komputasi tinggi, kemampuan kecerdasan buatan (AI), dan potensi gaming dalam desain berukuran ringkas. Perangkat ini menarik perhatian karena diklaim mampu menjalankan game pada resolusi 1440p dengan frame rate mencapai 100 FPS, meski menggunakan sistem dengan kebutuhan daya yang relatif rendah.

Produk ini tidak hanya ditujukan untuk gamer, tetapi juga kreator konten dan pengembang AI yang membutuhkan komputer bertenaga tanpa harus menggunakan desktop berukuran besar.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, ASUS ProArt GR1X memiliki konsumsi daya sistem yang disebut mencapai 140 watt. Perangkat ini juga mengandalkan teknologi grafis NVIDIA, termasuk DLSS dan Multi Frame Generation, untuk membantu meningkatkan kelancaran tampilan saat menjalankan aplikasi dan game yang kompatibel.

Namun, ASUS belum menjelaskan secara terperinci game apa yang digunakan untuk menguji klaim 100 FPS pada resolusi 1440p tersebut. Pengaturan grafis dan penggunaan teknologi peningkatan frame rate juga belum dijabarkan secara lengkap.

Spesifikasi ASUS ProArt GR1X, Mini PC Berbasis NVIDIA RTX Spark

Salah satu keunggulan ASUS ProArt GR1X terletak pada penggunaan platform NVIDIA RTX Spark. Sistem ini menggabungkan CPU NVIDIA Grace dengan GPU berbasis arsitektur Blackwell untuk menangani komputasi berat, pemrosesan grafis, dan berbagai kebutuhan AI.

Menurut informasi yang tersedia, CPU NVIDIA Grace pada perangkat ini memiliki 20 core, sedangkan GPU Blackwell dibekali 6.144 core.

Kombinasi tersebut dirancang untuk menunjang pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi. Selain gaming, pengguna dapat memanfaatkannya untuk pengembangan aplikasi AI, pembuatan konten digital, serta pekerjaan kreatif lainnya.

Berikut spesifikasi utama yang telah diungkapkan:

  • Prosesor: NVIDIA Grace 20-core.
  • GPU: NVIDIA Blackwell dengan 6.144 core.
  • Memori terpadu: LPDDR5X 64GB atau hingga 128GB.
  • Konsumsi daya sistem: Disebut sebesar 140W.
  • Dimensi casing: 150 × 150 × 51 mm.
  • Volume casing: Sekitar 1,1 liter.
  • Bobot: Sekitar 1,48 kg.
  • Sistem pendingin: Dua kipas dan empat heat pipe.
  • Teknologi grafis: Dukungan teknologi NVIDIA seperti DLSS dan Multi Frame Generation.

Ketersediaan konfigurasi, harga resmi, dan rincian spesifikasi lengkap untuk setiap varian masih perlu merujuk pada pengumuman resmi ASUS.

Diklaim Mampu Main Game 1440p hingga 100 FPS

Kemampuan gaming menjadi salah satu aspek yang membuat ProArt GR1X menarik untuk diperhatikan. ASUS disebut mengklaim perangkat ini mampu mencapai frame rate 100 FPS ketika bermain pada resolusi 1440p atau 2K.

Resolusi tersebut menawarkan detail gambar lebih tinggi dibandingkan Full HD. Sementara itu, frame rate tinggi dapat membuat pergerakan objek terlihat lebih halus, terutama dalam game kompetitif yang membutuhkan respons visual cepat.

Meski demikian, angka 100 FPS tidak bisa dijadikan patokan untuk seluruh game. Performa aktual biasanya dipengaruhi oleh kompleksitas grafis, pengaturan kualitas gambar, resolusi, dan teknologi yang digunakan.

Dukungan DLSS dan Multi Frame Generation juga berpotensi membantu meningkatkan kelancaran visual pada game yang kompatibel. Teknologi tersebut memanfaatkan pemrosesan berbasis AI untuk meningkatkan kualitas atau jumlah frame yang ditampilkan.

Multi Frame Generation dapat menghasilkan frame tambahan di antara frame yang dirender secara konvensional. Hal ini berpotensi meningkatkan angka FPS yang terlihat, tetapi angka tersebut tidak selalu setara dengan peningkatan respons atau latensi seperti pada frame yang dirender secara langsung.

Baca Juga :  Trik Cerdas Bawa Pulang Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Cicilan Cuma Rp 1,1 Juta Sebulan

Karena ASUS belum memaparkan game pengujian, pengaturan grafis, maupun konfigurasi teknologi yang digunakan, klaim 1440p 100 FPS masih perlu dinilai berdasarkan hasil pengujian independen.

Konsumsi Daya 140W dan Sistem Pendingin Dua Kipas

Selain performa, efisiensi daya menjadi salah satu nilai jual yang disorot pada ASUS ProArt GR1X. Sistem ini disebut memiliki kebutuhan daya sebesar 140 watt, angka yang menarik untuk komputer dengan kemampuan komputasi dan grafis kelas tinggi.

Namun, angka tersebut perlu dipahami sesuai konteks spesifikasi yang diberikan. Konsumsi listrik aktual dapat berubah berdasarkan beban kerja, suhu, profil performa, dan aktivitas komponen.

Untuk menjaga temperatur, ASUS menggunakan sistem pendingin yang terdiri dari dua kipas dan empat heat pipe. Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu menyalurkan panas dari komponen utama sekaligus mempertahankan ukuran perangkat tetap ringkas.

Pendinginan menjadi faktor penting karena mini PC memiliki ruang internal lebih terbatas dibandingkan desktop konvensional. Sistem yang mampu mengelola panas dengan baik dibutuhkan agar performa tetap stabil ketika perangkat menjalankan game, pemrosesan video, atau komputasi AI dalam waktu lama.

Meski begitu, pengujian langsung tetap diperlukan untuk mengetahui tingkat kebisingan kipas, suhu saat beban penuh, serta kestabilan performanya dalam penggunaan jangka panjang.

Ukuran Hanya 1,1 Liter, Mudah Ditempatkan di Meja Kerja

ASUS ProArt GR1X mengusung casing berukuran 150 × 150 × 51 mm dengan volume sekitar 1,1 liter. Bobotnya berada di kisaran 1,48 kg.

Dimensi tersebut membuatnya lebih ringkas dibandingkan banyak komputer desktop konvensional. Pengguna dapat menempatkannya di meja kerja yang terbatas tanpa harus menyediakan ruang untuk casing besar.

Desain mini PC juga berpotensi menarik bagi pekerja kreatif yang menginginkan ruang kerja minimalis, termasuk editor video, desainer grafis, dan pengembang perangkat lunak.

Walaupun bentuknya kecil, kemampuan sebenarnya tetap bergantung pada konfigurasi komponen, dukungan konektivitas, serta kompatibilitas perangkat tambahan. Informasi lengkap mengenai port, opsi penyimpanan, dan kemampuan peningkatan komponen perlu diperiksa sebelum perangkat dipilih untuk kebutuhan profesional.

Memori LPDDR5X hingga 128GB untuk AI dan Kreator Konten

ASUS menyediakan opsi memori terpadu LPDDR5X berkapasitas 64GB atau hingga 128GB. Memori terpadu memungkinkan CPU dan GPU mengakses sumber daya memori bersama sesuai rancangan platform.

Kapasitas besar ini berpotensi mendukung pekerjaan yang membutuhkan ruang memori tinggi, seperti pemrosesan data, pengembangan AI, serta pengoperasian aplikasi kreatif yang kompleks.

Bagi pengembang AI, kapasitas memori menjadi salah satu faktor penting ketika menjalankan model atau menangani kumpulan data berukuran besar. Namun, kemampuan menjalankan model tertentu tidak hanya ditentukan kapasitas RAM, melainkan juga arsitektur perangkat, dukungan perangkat lunak, kebutuhan memori model, dan performa komputasi.

Hal serupa berlaku untuk kreator konten. Pengolahan video beresolusi tinggi dan proyek desain kompleks dapat memperoleh manfaat dari memori besar, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada aplikasi serta karakteristik pekerjaan yang dijalankan.

Calon pengguna juga perlu memeriksa apakah konfigurasi memori dapat ditingkatkan setelah pembelian, mengingat memori terpadu pada banyak platform dirancang menyatu dengan sistem dan tidak selalu dapat diganti seperti modul RAM desktop biasa.

Baca Juga :  WhatsApp Android Siapkan Tampilan Baru

Cocok untuk Gamer, Kreator, dan Pengembang AI?

Melihat karakteristiknya, ASUS ProArt GR1X memiliki sasaran pengguna yang cukup luas. Gamer dapat mempertimbangkannya apabila hasil pengujian independen membuktikan performa gaming sesuai kebutuhan.

Kreator konten bisa tertarik pada desain ringkas dan kapasitas memori besar, terutama jika pekerjaan mereka melibatkan aplikasi kreatif yang mendukung platform tersebut.

Sementara itu, pengembang AI berpotensi memanfaatkan kemampuan komputasi NVIDIA untuk menjalankan berbagai beban kerja yang kompatibel.

Meski demikian, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum membeli, yaitu harga, performa nyata dalam aplikasi yang digunakan, kapasitas penyimpanan, konektivitas, tingkat kebisingan, dan dukungan purnajual.

Harga resmi dan ketersediaan ASUS ProArt GR1X juga perlu dipastikan melalui kanal resmi perusahaan sebelum keputusan pembelian dibuat.

Kesimpulan

ASUS ProArt GR1X menghadirkan konsep mini PC berperforma tinggi yang menggabungkan platform NVIDIA RTX Spark, memori LPDDR5X hingga 128GB, serta sistem pendingin dua kipas dalam casing berkapasitas sekitar 1,1 liter.

Klaim kemampuan gaming 1440p hingga 100 FPS menjadi salah satu daya tariknya, meskipun perangkat ini juga dirancang untuk mendukung pengembangan AI dan pekerjaan kreatif.

Konsumsi daya sistem yang disebut mencapai 140W turut menjadi aspek menarik, tetapi efisiensi sebenarnya perlu dinilai melalui pengukuran langsung pada berbagai kondisi penggunaan.

Bagi calon pembeli, langkah terbaik adalah menunggu informasi harga, spesifikasi lengkap, dan hasil pengujian independen. Dengan begitu, pengguna dapat mengetahui apakah performa, efisiensi daya, dan ukuran ringkasnya sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan.

FAQ ASUS ProArt GR1X

1. Apa itu ASUS ProArt GR1X?

ASUS ProArt GR1X merupakan mini PC berbasis platform NVIDIA RTX Spark yang ditujukan untuk mendukung pekerjaan kreatif, komputasi AI, dan gaming.

2. Benarkah ASUS ProArt GR1X mampu menjalankan game 1440p pada 100 FPS?

Perangkat ini disebut memiliki klaim kemampuan gaming hingga 100 FPS pada resolusi 1440p. Namun, game pengujian dan pengaturan grafisnya belum dijelaskan secara terperinci sehingga performa aktual masih perlu diverifikasi.

3. Berapa konsumsi daya ASUS ProArt GR1X?

Informasi yang tersedia menyebut kebutuhan daya sistem sebesar 140 watt. Konsumsi listrik sebenarnya dapat berubah sesuai beban kerja dan kondisi pengoperasian.

4. Berapa kapasitas RAM ASUS ProArt GR1X?

Perangkat ini disebut menawarkan memori terpadu LPDDR5X sebesar 64GB atau hingga 128GB.

5. Apa fungsi NVIDIA DLSS dan Multi Frame Generation?

DLSS membantu meningkatkan kualitas atau performa grafis pada game yang kompatibel, sedangkan Multi Frame Generation menghasilkan frame tambahan berbasis AI untuk meningkatkan kelancaran visual.

6. Apakah ASUS ProArt GR1X cocok untuk pengembangan AI?

Perangkat ini dirancang untuk mendukung komputasi AI. Namun, kecocokannya untuk model atau aplikasi tertentu bergantung pada kebutuhan memori, dukungan perangkat lunak, dan kemampuan komputasinya.

7. Berapa harga ASUS ProArt GR1X?

Harga resmi belum tercantum dalam informasi sumber yang tersedia. Calon pembeli perlu menunggu pengumuman ASUS mengenai harga dan ketersediaannya di pasar masing-masing.

Berita Terkait

Internet 5G Telkomsel untuk Liburan dan WFA, Ini Keunggulannya
Xiaomi NPB1055R Meluncur, Power Bank 10.000mAh dengan Fast Charging 55W
Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi
iQOO Neo 12 Siap Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Fitur Gaming-nya
Redmi Monitor Arm Hadir dengan Pegas Ganda dan Jalur Kabel Tersembunyi
iPhone 18 Pro Max Dibanderol Rp29,49 Juta, Cek Harga dan Promo Cicilannya
Tablet Gaming iQOO Pad Pro Dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5, Ini Bocorannya
Cari Tablet Kecil tapi Bertenaga? Ini 6 Pilihan Android 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:00 WIB

ASUS ProArt GR1X, Mini PC Ringkas untuk Gaming, Kreator Konten, dan AI

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Internet 5G Telkomsel untuk Liburan dan WFA, Ini Keunggulannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Xiaomi NPB1055R Meluncur, Power Bank 10.000mAh dengan Fast Charging 55W

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:00 WIB

iQOO Neo 12 Siap Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Fitur Gaming-nya

Berita Terbaru