Kapal Pertamina Segera Melintas, Iran Beri Lampu Hijau di Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Iran memberikan sinyal positif terkait keamanan perlintasan kapal milik Indonesia di kawasan strategis Selat Hormuz. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia setelah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa pemerintah Iran telah memberikan pertimbangan positif atas keamanan perlintasan dua kapal milik Pertamina yang sebelumnya tertahan akibat situasi geopolitik di kawasan tersebut.

“Berdasarkan koordinasi antara Kemlu, KBRI Tehran, Pertamina, serta Kedutaan Besar Iran di Jakarta, pihak Iran telah menyampaikan pertimbangan positif terkait keamanan perlintasan kapal Pertamina di Selat Hormuz,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  46 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026, Sisa 2 Tiket Lagi

Meski demikian, pihak Pertamina masih perlu menyiapkan sejumlah aspek teknis sebelum kapal dapat melintas. Persiapan tersebut meliputi perlindungan asuransi serta kesiapan kru kapal guna memastikan perjalanan berlangsung aman.

Kemlu RI menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan KBRI Tehran serta otoritas terkait di Iran untuk memastikan keselamatan pelayaran kapal Indonesia di wilayah tersebut.

Situasi di Selat Hormuz sebelumnya sempat memanas setelah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ketegangan tersebut berdampak pada penutupan hampir seluruh jalur pelayaran di kawasan itu sejak akhir Februari 2026.

Baca Juga :  Sri Mulyani Resmi Bergabung dengan Gates Foundation, Digaet Bill Gates

Penutupan jalur ini menyebabkan terganggunya distribusi energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama pengiriman minyak dunia. Ratusan kapal tanker, termasuk kapal berbendera Indonesia, sempat tertahan di kawasan tersebut.

Dengan adanya sinyal positif dari pemerintah Iran, diharapkan aktivitas pelayaran internasional, khususnya kapal milik Indonesia, dapat segera kembali normal.

Pemerintah Indonesia pun terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi risiko yang dapat memengaruhi keamanan pelayaran dan stabilitas pasokan energi nasional.

Berita Terkait

Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap
Heboh Peternakan Kecoa Ilegal Dibongkar, Nilai Serangga Capai Rp2,5 Miliar
Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun
Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini
Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura
Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch
Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut
Rusia Jual Emas Besar-Besaran
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:00 WIB

Heboh Peternakan Kecoa Ilegal Dibongkar, Nilai Serangga Capai Rp2,5 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:00 WIB

Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:07 WIB

Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura

Berita Terbaru