Vokalis Element Lucky Widja Wafat, Ini Kondisi Kesehatannya Sebelum Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Dunia musik Tanah Air kembali kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Lucky Widja, vokalis band Element yang dikenal lewat suara khas dan penampilannya yang penuh energi, meninggal dunia pada usia 49 tahun.

Ia berpulang pada Minggu (25/1) malam di RS Halim, Jakarta, setelah berjuang lama melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya sejak beberapa tahun terakhir.

Kabar duka tersebut langsung mengundang simpati dari para sahabat, terutama rekan-rekan satu band yang selama ini menemani Lucky di panggung musik.

Ferdy Tahier, vokalis Element lainnya, menuliskan pesan penuh haru bahwa Lucky kini telah terbebas dari rasa sakit dan perawatan intensif seperti hemodialisis (cuci darah) yang sebelumnya rutin dijalaninya.

Bagi Ferdy, kepergian Lucky membawa duka mendalam, tetapi juga kelegaan karena sahabatnya tidak lagi merasakan penderitaan berkepanjangan.

Personel Element lainnya, Arya, juga menyampaikan ungkapan duka mendalam. Dalam pesannya, ia memohon doa agar almarhum diterima dengan baik di sisi Tuhan.

Menurut Arya, perjuangan Lucky selama sakit adalah bentuk kesabaran yang luar biasa, di mana ia tetap berusaha menjalani hari-hari dengan semangat meski kondisi tubuhnya terus melemah.

Baca Juga :  Profil Lengkap Vidi Aldiano: Biodata, Perjalanan Karier, dan Perjuangannya Melawan Kanker Ginjal

Riwayat Penyakit: TB Ginjal yang Merusak Fungsi Organ Secara Perlahan

Lucky sebelumnya pernah membagikan kondisi kesehatannya kepada publik melalui video bersama Ferdy Tahier pada 2023.

Ia menjelaskan bahwa dirinya mengidap tuberkulosis ginjal, sebuah jenis infeksi TBC yang tidak menyerang paru-paru, melainkan saluran kemih dan organ di sekitarnya.

Penyakit ini dapat menghancurkan ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada awalnya.

Lucky mengaku mulai merasakan kejanggalan pada tubuhnya sejak 2022. Gejalanya muncul tiba-tiba, terutama saat bulan Ramadan. Setiap kali selesai berbuka puasa, ia sering pingsan mendadak.

Tubuhnya melemah begitu parah hingga ia harus merangkak untuk kembali ke tempat tidur. Anehnya, keesokan harinya ia kembali bugar dan tetap melanjutkan puasa seperti biasa, sehingga kondisinya tidak segera terdeteksi.

Pemeriksaan medis kemudian membuka fakta bahwa fungsi ginjalnya telah menurun drastis. Pada hasil CT Scan, salah satu ginjalnya mengecil, sementara yang lain mengalami pembengkakan hebat.

Aliran urin juga terhambat, membuat Lucky harus menjalani beberapa kali operasi pemasangan stent untuk membuka saluran kemihnya.

Baca Juga :  Kabar Duka Industri Musik, Lucky Widja Element Tutup Usia di 49 Tahun

Kondisinya makin jelas ketika dokter mencurigai dan akhirnya memastikan adanya infeksi tuberkulosis ginjal. Meskipun tidak menular seperti TBC pada paru, jenis infeksi ini menghancurkan organ sedikit demi sedikit.

Berat badan Lucky turun dari 82 kilogram menjadi sekitar 64 kilogram hanya dalam beberapa bulan.

Meski demikian, Lucky tetap berusaha menjalani pengobatan dan sempat menyembunyikan sakitnya dari publik selama hampir satu tahun.

Ia berusaha menjaga aktivitas dan tetap berkarya, menunjukkan sikap pantang menyerah yang dikenal di kalangan sahabat dan penggemarnya.

Jejak Musik yang Tidak Akan Dilupakan

Nama Lucky Widja dikenal luas sejak Element mencapai puncak popularitas di awal 2000-an dengan lagu-lagu seperti “Cinta Tak Bersyarat” dan “Rahasia Hati”. Suaranya yang khas menjadi bagian dari identitas band tersebut.

Hingga akhir hayatnya, Lucky tetap dikenang sebagai sosok yang rendah hati, ramah, dan selalu membawa energi positif dalam setiap pertemuan.

Kini, suara itu telah berhenti, tetapi karya dan kenangannya akan terus hidup dalam hati keluarga, sahabat, dan para penggemarnya di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:05 WIB

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru