MacBook Pro M6 Resmi Diumumkan, Bawa CPU 12 Inti dan AI Lebih Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Apple memperkenalkan MacBook Pro 14 inci generasi terbaru yang ditenagai chip M6. Laptop profesional ini membawa peningkatan performa pemrosesan, kemampuan grafis, serta kecerdasan buatan (AI) dibandingkan pendahulunya yang menggunakan chip M5.

Pembaruan tersebut diumumkan Apple melalui laman Newsroom pada Selasa (27/10/2026) waktu Amerika Serikat. Kehadiran perangkat ini berlangsung menjelang acara bertajuk Pro and Tell yang dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026) waktu setempat.

Salah satu perubahan utama terletak pada arsitektur prosesor. Apple meningkatkan jumlah inti CPU sekaligus memperkuat kemampuan GPU untuk mendukung pekerjaan kreatif, pengolahan data, hingga aplikasi berbasis AI.

Di pasar Amerika Serikat, harga MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 dimulai dari 1.999 dollar AS atau sekitar Rp36 juta. Harga tersebut berlaku untuk konfigurasi memori terpadu 16 GB dengan penyimpanan SSD 1 TB.

Meski demikian, harga dalam rupiah tersebut merupakan perkiraan konversi, bukan harga resmi untuk pasar Indonesia. Harga lokal dapat berbeda karena pajak, nilai tukar, biaya distribusi, serta kebijakan penjualan.

Chip M6 Mengusung CPU 12 Inti

MacBook Pro 14 inci terbaru menggunakan chip M6 dengan CPU 12 inti. Konfigurasinya terdiri dari dua inti super, empat inti performa, dan enam inti efisiensi.

Susunan tersebut berbeda dari chip M5 pada generasi sebelumnya yang memiliki CPU 10 inti. Penambahan inti ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan laptop dalam menangani berbagai beban kerja, termasuk aplikasi produktivitas dan pengolahan konten.

Pada sektor grafis, Apple membekali chip M6 dengan GPU 12 inti. Perusahaan mengklaim kemampuan grafisnya meningkat hingga 30 persen dibandingkan M5.

Sementara itu, pemrosesan AI diklaim lebih cepat hingga 25 persen. Angka tersebut merupakan klaim Apple berdasarkan perbandingan dengan generasi sebelumnya dan tidak selalu mencerminkan hasil yang sama pada setiap aplikasi atau jenis pekerjaan.

Peningkatan ini berpotensi menarik perhatian kreator konten, pengembang perangkat lunak, pekerja profesional, serta pengguna yang membutuhkan laptop untuk menjalankan aplikasi berat.

Kemampuan AI Didukung Neural Accelerator

Apple juga meningkatkan kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan melalui Neural Accelerator yang disematkan pada setiap inti GPU.

Selain itu, MacBook Pro M6 mengandalkan sistem Dual 16-core Neural Engine dengan total 32 inti. Kombinasi perangkat keras tersebut dirancang untuk mempercepat pemrosesan tugas AI, termasuk pekerjaan yang dapat dijalankan langsung pada perangkat.

Pendekatan pemrosesan lokal memungkinkan sejumlah aktivitas AI dilakukan tanpa harus selalu mengirimkan data ke layanan komputasi awan. Selain membantu mengurangi ketergantungan terhadap koneksi internet, metode ini dapat memberikan keuntungan dari sisi privasi, bergantung pada aplikasi dan jenis data yang diproses.

Apple menyiapkan perangkat ini untuk mendukung Apple Intelligence dan fitur Siri AI pada sistem operasi macOS 27.

Siri AI dirancang untuk membantu pengguna mencari informasi dari pesan, email, dan foto, menjawab pertanyaan, serta menjalankan tugas di berbagai aplikasi. Integrasi dengan Spotlight dan menu kontekstual juga ditujukan agar pengguna dapat mengakses bantuan AI secara lebih praktis.

Fitur Visual Intelligence memungkinkan pengguna meminta bantuan berdasarkan konten yang sedang tampil di layar. Adapun aplikasi Shortcuts mendapatkan dukungan otomatisasi yang dapat dibuat dengan menjelaskan tugas yang diinginkan.

Pada Safari, Apple Intelligence dapat membantu mengelompokkan tab berdasarkan topik serta memberikan informasi mengenai perubahan tertentu pada situs web. Aplikasi Photos juga memperoleh fitur penyuntingan berbasis AI.

Baca Juga :  iPhone Duo Bukan Pelopor, Ini 4 HP Lipat dengan Desain ala Paspor

Namun, ketersediaan dan kemampuan setiap fitur dapat bergantung pada dukungan bahasa, wilayah, serta pembaruan perangkat lunak yang disediakan Apple.

Memori Mulai 16 GB, Penyimpanan Minimal 1 TB

Apple menawarkan MacBook Pro M6 dengan memori terpadu mulai 16 GB. Konsumen juga dapat memilih konfigurasi 24 GB atau 32 GB sesuai kebutuhan.

Untuk penyimpanan, kapasitas awalnya mencapai 1 TB. Tersedia pula pilihan 2 TB dan 4 TB untuk pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar dalam menyimpan video, foto beresolusi tinggi, proyek desain, maupun berkas pekerjaan lainnya.

Pada model ini, Apple tidak lagi menyediakan pilihan penyimpanan 512 GB berdasarkan konfigurasi yang diumumkan dalam informasi sumber.

Kapasitas penyimpanan awal yang lebih besar dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna profesional. Namun, calon pembeli tetap perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan anggaran karena konfigurasi memori serta penyimpanan yang lebih tinggi membuat harga semakin mahal.

Dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6

MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 turut membawa pembaruan konektivitas melalui chip nirkabel Apple N1.

Komponen tersebut mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Wi-Fi 7 dirancang untuk memberikan kecepatan koneksi lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya, dengan hasil yang bergantung pada router, jaringan, dan kondisi penggunaan.

Konektivitas tersebut dapat membantu pekerjaan yang membutuhkan transfer berkas besar, akses penyimpanan berbasis cloud, serta komunikasi data melalui jaringan nirkabel.

Laptop ini juga mendukung penggunaan dua monitor eksternal beresolusi 4K dengan refresh rate hingga 165 Hz. Kemampuan tersebut meningkat dibandingkan dukungan sebelumnya yang mencapai 144 Hz.

Dukungan monitor eksternal menjadi nilai tambah bagi pekerja kreatif, editor video, pengembang aplikasi, maupun pengguna yang terbiasa bekerja menggunakan beberapa layar sekaligus.

Layar Liquid Retina XDR Tetap Dipertahankan

Pada bagian layar, MacBook Pro M6 masih mengusung panel Liquid Retina XDR berukuran 14,2 inci dengan teknologi Mini-LED.

Layar tersebut memiliki resolusi 3.024 x 1.964 piksel dan mendukung refresh rate hingga 120 Hz melalui teknologi ProMotion. Untuk konten HDR, tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 1.600 nit.

Apple juga menyediakan opsi layar nano-texture dengan biaya tambahan. Pilihan ini dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang sering bekerja di lingkungan dengan pencahayaan tertentu.

Selain layar, perangkat ini dilengkapi sistem enam speaker dan kamera depan 12 megapiksel dengan fitur Center Stage. Fitur kamera tersebut membantu menjaga pengguna tetap berada dalam bingkai saat melakukan panggilan video, sesuai dukungan perangkat lunaknya.

Untuk konektivitas fisik, tersedia tiga port Thunderbolt 4 berbentuk USB-C, HDMI, MagSafe 3, slot kartu SDXC, serta jack audio 3,5 mm.

Kombinasi port tersebut memberikan fleksibilitas untuk menghubungkan perangkat penyimpanan eksternal, monitor, kartu memori kamera, dan aksesori audio.

Baterai Diklaim Bertahan hingga 24 Jam

Dari sisi daya, Apple mengklaim MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 mampu bertahan hingga 24 jam untuk pemutaran video.

Perusahaan juga menyebut pengguna yang beralih dari MacBook berbasis Intel dapat memperoleh peningkatan daya tahan baterai hingga 14 jam. Sementara itu, pengguna MacBook dengan chip M1 diklaim bisa mendapatkan tambahan waktu penggunaan hingga empat jam.

Angka tersebut merupakan klaim produsen. Daya tahan nyata dapat berbeda sesuai tingkat kecerahan layar, aplikasi yang digunakan, beban kerja, konektivitas, dan kondisi baterai.

Baca Juga :  MacBook Pro M5 14 Inci Hadir di Indonesia, Apple Tawarkan Lonjakan AI dan Efisiensi Daya

MacBook Pro M6 juga mendukung pengisian daya cepat. Dengan adaptor USB-C berdaya tinggi yang kompatibel, seperti adaptor 96 watt, baterai diklaim dapat terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Harga MacBook Pro M6 Mulai Rp36 Juta

Di Amerika Serikat, MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Space Black dan Silver.

Berikut rincian harga berdasarkan konfigurasi yang diumumkan dalam informasi sumber:

Konfigurasi Harga di AS Perkiraan dalam Rupiah
Memori 16 GB, SSD 1 TB US$1.999 Sekitar Rp36 juta
Memori 24 GB, SSD 1 TB US$2.199 Sekitar Rp39,63 juta
Memori 32 GB, SSD 1 TB US$2.399 Sekitar Rp43,26 juta
Opsi layar nano-texture Tambahan US$150 Sekitar Rp2,72 juta

Catatan: Nilai rupiah merupakan perkiraan konversi sebagaimana dicantumkan dalam informasi sumber, bukan harga resmi di Indonesia. Harga konfigurasi dengan penyimpanan 2 TB atau 4 TB tidak dirinci dalam informasi tersebut.

Apple membuka pemesanan awal MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 pada Rabu (28/10/2026) waktu setempat. Perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia pada Jumat (6/11/2026).

Bagi konsumen di Indonesia, informasi mengenai harga resmi, jadwal penjualan, dan ketersediaan setiap konfigurasi perlu menunggu pengumuman dari Apple atau mitra penjualan resminya.

Dengan chip M6, dukungan AI yang lebih kuat, konektivitas Wi-Fi 7, serta kapasitas penyimpanan awal 1 TB, MacBook Pro terbaru ini menyasar pengguna yang membutuhkan laptop berperforma tinggi. Meski demikian, harga awal sekitar Rp36 juta membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan kebutuhan kerja dan anggaran sebelum memilih perangkat tersebut.

FAQ MacBook Pro 14 Inci Chip M6

1. Berapa harga MacBook Pro M6 14 inci?

Harga awal di Amerika Serikat adalah US$1.999 atau sekitar Rp36 juta untuk konfigurasi memori 16 GB dan penyimpanan 1 TB. Harga resmi di Indonesia belum dapat dipastikan dari informasi yang tersedia.

2. Apa keunggulan chip M6 dibandingkan M5?

Apple mengklaim GPU M6 hingga 30 persen lebih cepat dan pemrosesan AI hingga 25 persen lebih cepat dibandingkan M5. CPU M6 juga memiliki 12 inti, sedangkan M5 pada model sebelumnya menggunakan CPU 10 inti.

3. Berapa kapasitas RAM MacBook Pro M6?

MacBook Pro M6 menawarkan memori terpadu 16 GB, 24 GB, dan 32 GB berdasarkan konfigurasi yang diumumkan.

4. Berapa kapasitas penyimpanan MacBook Pro M6?

Kapasitas penyimpanan dimulai dari 1 TB, dengan pilihan 2 TB dan 4 TB. Konfigurasi 512 GB tidak lagi tercantum dalam pilihan model ini pada informasi sumber.

5. Apakah MacBook Pro M6 mendukung Wi-Fi 7?

Ya. Perangkat ini menggunakan chip nirkabel Apple N1 yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.

6. Berapa lama baterai MacBook Pro M6 bertahan?

Apple mengklaim daya tahan baterainya mencapai 24 jam untuk pemutaran video. Hasil pemakaian sehari-hari dapat berbeda tergantung aktivitas dan pengaturan perangkat.

7. Kapan MacBook Pro M6 mulai tersedia?

Menurut informasi yang dikutip dalam sumber, pemesanan awal dibuka pada 28 Oktober 2026 dan perangkat dijadwalkan tersedia mulai 6 November 2026 di pasar yang dilayani Apple. Jadwal untuk Indonesia perlu dikonfirmasi melalui pengumuman resmi.

Berita Terkait

Garmin Fenix 9 Pro Solar Diklaim Tahan 51 Hari, Cek Harga Terbarunya
Harga Redmi Book 2027 Mulai Rp18,5 Juta, Ini Spesifikasi Laptop Xiaomi Terbaru
Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela
Infinix XBOOK 14 Neo 2026: Harga Rp7 Jutaan, Bobot 1,2 Kg
Cara Update iOS 27.2 di iPhone, Cek Fitur dan Kompatibilitasnya
Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder
Polytron FOX 350 Raih Good Design Award 2026, Ini Keunggulannya
Elon Musk Prediksi 200 Perusahaan AI Bangkrut, SpaceX Siapkan Utang Rp 640 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:00 WIB

MacBook Pro M6 Resmi Diumumkan, Bawa CPU 12 Inti dan AI Lebih Cepat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Garmin Fenix 9 Pro Solar Diklaim Tahan 51 Hari, Cek Harga Terbarunya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Harga Redmi Book 2027 Mulai Rp18,5 Juta, Ini Spesifikasi Laptop Xiaomi Terbaru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Infinix XBOOK 14 Neo 2026: Harga Rp7 Jutaan, Bobot 1,2 Kg

Berita Terbaru