JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Indeks kehilangan 66,164 poin atau 1,216 persen ke level 5.373,094.
Tekanan pasar terlihat dari dominasi saham yang mengalami penurunan harga. Berdasarkan data harian BCA Sekuritas, sebanyak 775 saham melemah, sedangkan 231 saham menguat. Sementara itu, 270 saham bergerak stagnan.
Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp14,1 triliun. Data tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan yang tetap ramai di tengah pelemahan indeks saham domestik.
Sejumlah saham mencatatkan penurunan harga cukup besar. DCII turun Rp1.025 menjadi Rp179.000 per saham. ADES melemah Rp650 ke level Rp33.000, sedangkan POLU terkoreksi Rp500 menjadi Rp10.950 per saham.
Di sisi lain, beberapa saham masih mampu menguat di tengah tekanan pasar. MBSS naik Rp340 menjadi Rp4.280 per saham. AMFG menguat Rp180 menjadi Rp3.210, sedangkan ANDI juga naik Rp180 ke level Rp3.210 per saham.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BBCA menjadi salah satu saham yang paling sering ditransaksikan. Frekuensi perdagangannya mencapai 73.937 kali dengan nilai transaksi sekitar Rp1,7 triliun.
Saham BUVA menyusul dengan frekuensi perdagangan 60.095 kali dan nilai transaksi Rp287 miliar. Sementara itu, BBRI mencatatkan 44.901 kali transaksi dengan nilai sekitar Rp728 miliar.
Pelemahan IHSG menjadi pengingat bagi investor untuk mencermati risiko pasar dan pergerakan saham secara menyeluruh. Namun, data satu hari belum cukup untuk memastikan arah indeks pada perdagangan berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan kondisi fundamental, valuasi, likuiditas, dan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
FAQ
1. Berapa IHSG pada penutupan 26 Oktober 2026?
IHSG ditutup pada level 5.373,094, turun 66,164 poin atau 1,216 persen.
2. Berapa jumlah saham yang turun?
Sebanyak 775 saham melemah, 231 saham menguat, dan 270 saham tidak berubah.
3. Berapa nilai transaksi saham hari itu?
Nilai transaksi saham mencapai Rp14,1 triliun.
4. Saham apa yang mengalami penurunan harga terbesar dalam data tersebut?
DCII turun Rp1.025 menjadi Rp179.000 per saham. ADES turun Rp650 menjadi Rp33.000 per saham.
5. Apakah pelemahan IHSG berarti semua saham turun?
Tidak. Sebanyak 231 saham justru menguat. Pergerakan setiap saham dapat berbeda, bergantung pada kondisi perusahaan dan aktivitas pasar. (*)
Editor : FANDA YOSEPHTA









