The Fed Beri Sinyal Suku Bunga Bisa Naik Lagi, Keputusan Oktober Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) menjadi perhatian pasar global menjelang keputusan suku bunga pada 28 Oktober 2026. Inflasi yang masih tinggi membuat arah kebijakan moneter AS menjadi sorotan investor, termasuk pelaku pasar di Indonesia.

Berdasarkan data Trading Economics, suku bunga acuan The Fed berada pada kisaran 3,75–4,00 persen setelah kenaikan 25 basis poin pada September 2026. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak 2023. Kebijakan itu menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih menjadi perhatian utama bank sentral AS.

Ketua The Fed Kevin Warsh belum memberikan kepastian mengenai keputusan pada pertemuan berikutnya. Dalam pertemuan IMF di Bangkok, ia menegaskan tidak ingin mendahului hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Warsh juga menyoroti tekanan harga yang masih tinggi di sejumlah negara.

Baca Juga :  DBS vs OCBC vs UOB Agustus 2026 ? Perbandingan Tabungan dan Deposito Terbaru Agustus 2026, Mana yang Paling Menguntungkan?

Trading Economics melaporkan bahwa sebagian besar pembuat kebijakan The Fed memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan masih mungkin terjadi sebelum akhir 2026. Meski demikian, keputusan berikutnya tetap bergantung pada perkembangan inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan aktivitas ekonomi AS.

Data ekonomi yang tercantum di Trading Economics menunjukkan inflasi tahunan AS mencapai 3,7 persen pada September 2026. Sementara itu, tingkat pengangguran tercatat 4,2 persen. Kedua indikator tersebut menjadi bagian penting dalam menilai kondisi ekonomi dan menentukan arah kebijakan moneter.

Bagi pasar global, perubahan suku bunga AS dapat memengaruhi pergerakan dolar, imbal hasil obligasi pemerintah, harga emas, dan arus modal internasional. Jika suku bunga bertahan tinggi, aset berbasis dolar berpotensi tetap menarik bagi investor. Namun, pergerakan setiap instrumen juga dipengaruhi kondisi ekonomi dan sentimen pasar.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 24 April 2026, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.400

Indonesia turut menghadapi dampak potensial dari perubahan kebijakan tersebut. Penguatan dolar dapat menambah tekanan terhadap rupiah dan meningkatkan biaya impor dalam mata uang asing. Meski begitu, nilai tukar rupiah juga dipengaruhi kebijakan Bank Indonesia, neraca perdagangan, serta aliran investasi domestik dan asing.

Keputusan suku bunga The Fed dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, menurut kalender yang ditampilkan Trading Economics. Investor akan mencermati pernyataan resmi FOMC untuk mengetahui arah kebijakan berikutnya. Hingga pengumuman tersebut keluar, kemungkinan kenaikan maupun penahanan suku bunga belum dapat dianggap sebagai keputusan final. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Wall Street 16 Oktober 2026 : Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Chip Berguguran
IHSG Anjlok 11,57% ke 5.185, MSCI Picu Kekhawatiran Dana Asing Kabur Rp132 Triliun
IHSG Ambruk 11,57% ke 5.185, Saham Bank dan Emiten Besar Berguguran Usai Peringatan MSCI
Harga Emas Logam Mulia Hari Ini 16 Oktober 2026, Cek Daftar Harga Terbaru dari 0,5 hingga 500 Gram
Rupiah Jebol Rp18.053 per Dolar AS, IHSG Trading Halt Usai Pengumuman MSCI
Harga Emas Antam Terbaru di Pegadaian Hari Ini 16 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,6 Juta
Harga BBM Hari Ini 16 Oktober 2026 di Sumbar, Jambi, dan Sumut: Pertamax hingga Rp16.650
Harga Asuransi Mobil 2026: Cara Menghitung Premi dan Mendapatkan Perlindungan Lebih Murah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:00 WIB

The Fed Beri Sinyal Suku Bunga Bisa Naik Lagi, Keputusan Oktober Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Wall Street 16 Oktober 2026 : Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Chip Berguguran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:37 WIB

IHSG Anjlok 11,57% ke 5.185, MSCI Picu Kekhawatiran Dana Asing Kabur Rp132 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:33 WIB

IHSG Ambruk 11,57% ke 5.185, Saham Bank dan Emiten Besar Berguguran Usai Peringatan MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Harga Emas Logam Mulia Hari Ini 16 Oktober 2026, Cek Daftar Harga Terbaru dari 0,5 hingga 500 Gram

Berita Terbaru