OLAHRAGA – Kemenangan Persib Bandung atas The Cong Viettel pada ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 membawa dampak positif bagi posisi Indonesia dalam ranking kompetisi klub Asia. Peringkat liga Indonesia naik dua tingkat dari posisi ke-19 menjadi ke-17.
Persib mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi wakil Vietnam, The Cong Viettel, dalam pertandingan Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026).
Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak Mariano Peralta melalui tendangan penalti. Hasil tersebut menambah perolehan poin Indonesia dalam pemeringkatan kompetisi antarklub Asia.
Berdasarkan data Footy Ranking yang dikutip pada Kamis (15/10/2026) pagi WIB, Indonesia kini menempati peringkat ke-17 dengan total 27.759 poin. Khusus pada musim kompetisi 2026/2027, Indonesia telah mengumpulkan tambahan 3.950 poin.
Ranking Liga Indonesia Geser Kamboja dan Oman
Kenaikan peringkat tersebut membuat Indonesia berhasil melewati Kamboja dan Oman dalam daftar ranking kompetisi klub Asia.
Meski demikian, posisi Indonesia masih berada di bawah sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Indonesia terpaut empat tingkat dari Vietnam dan tujuh posisi dari Malaysia berdasarkan pemeringkatan yang dirujuk dalam laporan tersebut.
Sementara di zona Timur Asia, Indonesia menempati peringkat kesembilan. Posisi ini naik satu tingkat setelah menggeser Kamboja yang turun ke peringkat ke-10.
Perubahan tersebut menjadi perkembangan positif bagi sepak bola Indonesia, terutama dalam persaingan antarklub di tingkat regional. Hasil pertandingan klub Indonesia di kompetisi Asia berpotensi memengaruhi perolehan poin dan posisi negara dalam pemeringkatan berikutnya.
Persib Sapu Bersih Dua Pertandingan Awal
Persib Bandung menunjukkan performa positif di fase grup ACL Two musim 2026/2027. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut berhasil memenangi dua pertandingan awal Grup E.
Hasil sempurna itu mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara. Persib berada di atas Melbourne Victory, The Cong Viettel, dan FC Seoul.
Konsistensi meraih kemenangan menjadi modal penting bagi skuad asuhan Igor Tolic untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Selain membantu posisi tim di klasemen, hasil positif di kompetisi Asia juga berkontribusi terhadap perolehan poin Indonesia.
Namun, Persib tetap perlu menjaga performa dalam pertandingan selanjutnya karena persaingan di fase grup masih berlangsung.
Borneo FC Juga Berpeluang Menambah Poin Indonesia
Selain Persib, Indonesia masih memiliki peluang menambah perolehan poin melalui kiprah Borneo FC di kompetisi antarklub Asia.
Borneo FC dijadwalkan memulai perjuangannya di Grup D AFC Challenge League pada 18 Oktober 2026. Pesut Etam akan bersaing dengan One Taguig, Tainan City, dan Yangon United.
Partisipasi Borneo FC menjadi kesempatan lain bagi klub Indonesia untuk mencatatkan hasil positif di level Asia.
Jika Persib mampu mempertahankan tren kemenangan dan Borneo FC juga meraih hasil maksimal, posisi Indonesia dalam ranking kompetisi klub Asia berpeluang mengalami perubahan kembali.
Meski demikian, kenaikan peringkat berikutnya tetap bergantung pada hasil pertandingan, perolehan poin, serta performa klub-klub dari negara pesaing.
Keberhasilan Persib menaklukkan The Cong Viettel menjadi awal yang positif bagi sepak bola Indonesia. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi agar klub Indonesia terus kompetitif di level Asia.









