Aplikasi Office Gratis Buatan AI, Kenali Fitur WordCraft hingga DeckCraft

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI – Pengguna komputer kini memiliki pilihan baru untuk mengolah dokumen, data, dan presentasi tanpa harus bergantung pada paket perangkat lunak berbayar. Software engineer bernama Brandon Thomas mengembangkan tiga aplikasi alternatif Microsoft Office yang diberi nama WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft.

Ketiga aplikasi tersebut merupakan bagian dari proyek ArtCraft, sebuah inisiatif perangkat lunak yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan alternatif gratis bagi aplikasi populer. Proyek ini juga mencakup sejumlah perangkat lunak yang ditujukan sebagai alternatif produk dari perusahaan teknologi besar.

Berdasarkan laporan KompasTekno pada Selasa (13/10/2026), WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengolahan kata, spreadsheet, serta pembuatan presentasi. Ketiganya juga dikembangkan agar dapat digunakan di Windows, macOS, dan Linux.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah model distribusinya. Aplikasi dalam proyek ArtCraft disebut bersifat open-source dan dapat diakses secara gratis melalui repositori GitHub proyek tersebut.

Meski menawarkan alternatif tanpa biaya langganan, pengguna tetap perlu memahami bahwa aplikasi-aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan. Fitur dan kemampuannya belum tentu menyamai Microsoft Office yang telah digunakan secara luas di lingkungan kerja, pendidikan, dan bisnis.

Tiga Aplikasi untuk Menggantikan Word, Excel, dan PowerPoint

ArtCraft menghadirkan tiga aplikasi dengan fungsi berbeda. Nama dan tujuan penggunaannya dibuat agar mudah dikenali berdasarkan jenis pekerjaan yang ingin dilakukan.

1. WordCraft untuk Mengolah Dokumen

WordCraft dikembangkan sebagai alternatif aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word. Aplikasi ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk menulis, menyusun, dan mengelola dokumen digital.

Penggunaan aplikasi pengolah kata dapat mencakup pembuatan surat, laporan, materi pembelajaran, artikel, hingga dokumen pekerjaan sehari-hari.

Namun, pengguna yang terbiasa memakai Microsoft Word sebaiknya tidak langsung menganggap seluruh fitur WordCraft sudah setara. Dukungan format dokumen, tata letak kompleks, tabel, referensi, serta kompatibilitas file perlu diuji sesuai kebutuhan.

Bagi pengguna yang hanya membutuhkan fungsi penulisan dasar, aplikasi alternatif seperti ini berpotensi menjadi pilihan menarik selama fitur yang diperlukan sudah tersedia.

2. GridCraft untuk Spreadsheet dan Pengolahan Data

GridCraft ditujukan sebagai alternatif Microsoft Excel. Aplikasi ini berfokus pada pengolahan data dalam bentuk tabel atau spreadsheet.

Spreadsheet biasa digunakan untuk membuat anggaran, mencatat transaksi, menyusun daftar nilai, mengelola inventaris, serta melakukan perhitungan menggunakan formula.

Bagi pelajar, guru, pekerja administrasi, dan pelaku usaha kecil, aplikasi spreadsheet menjadi salah satu perangkat penting untuk menunjang produktivitas.

Baca Juga :  iPhone 18 Pro Kantongi Sertifikasi Indonesia, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harganya

Meski demikian, kemampuan GridCraft dalam menangani rumus kompleks, grafik, tabel pivot, makro, dan file Excel perlu diperiksa lebih lanjut. Pengguna yang mengandalkan fitur tingkat lanjut sebaiknya melakukan pengujian menggunakan salinan dokumen sebelum memindahkan pekerjaan utama ke aplikasi baru.

3. DeckCraft untuk Membuat Presentasi

Aplikasi ketiga adalah DeckCraft, yang dikembangkan untuk kebutuhan pembuatan materi presentasi seperti Microsoft PowerPoint.

Perangkat lunak presentasi umumnya digunakan untuk menyusun slide rapat, bahan pembelajaran, proposal bisnis, laporan proyek, dan berbagai materi visual lainnya.

DeckCraft berpotensi menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin membuat presentasi tanpa biaya lisensi atau langganan. Akan tetapi, kemampuan mengatur desain slide, animasi, transisi, grafik, serta kompatibilitas dengan format presentasi yang umum digunakan tetap menjadi faktor penting untuk dinilai.

Ketersediaan fitur tersebut perlu diperiksa pada versi aplikasi yang benar-benar diunduh karena pengembangan perangkat lunak dapat berlangsung secara bertahap.

Dibuat dengan Bantuan AI Claude

Salah satu aspek yang membedakan proyek ArtCraft adalah penggunaan kecerdasan buatan dalam proses pengembangannya. Menurut laporan yang menjadi sumber berita, Brandon Thomas memanfaatkan Claude, AI buatan Anthropic, untuk membantu membuat aplikasi-aplikasi tersebut.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam pengembangan perangkat lunak. AI dapat membantu proses penulisan kode, penyusunan struktur program, dan pengerjaan fitur, meskipun hasil akhirnya tetap membutuhkan pengujian serta perbaikan oleh pengembang.

Penggunaan AI dalam proses pembuatan aplikasi juga tidak otomatis menjamin perangkat lunak bebas dari kesalahan. Bug, masalah keamanan, ketidakcocokan format, dan keterbatasan fitur tetap mungkin ditemukan.

Karena itu, pengguna sebaiknya menilai ArtCraft berdasarkan fungsi yang benar-benar tersedia, kualitas pembaruan, dokumentasi, dan respons pengembang terhadap laporan masalah.

Bisa Digunakan di Windows, macOS, dan Linux

Dukungan lintas platform menjadi salah satu nilai yang ditawarkan WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft. Ketiga aplikasi tersebut dirancang agar dapat berjalan di sistem operasi Windows, macOS, dan Linux.

Ketersediaan aplikasi pada berbagai sistem operasi dapat memudahkan pengguna yang bekerja dengan perangkat berbeda. Misalnya, seseorang dapat menggunakan komputer Windows di kantor dan perangkat macOS atau Linux untuk pekerjaan lain.

Meski demikian, sebelum memasang aplikasi, pengguna perlu memastikan bahwa versi yang tersedia memang mendukung sistem operasi dan arsitektur perangkatnya. Persyaratan sistem, proses instalasi, serta tingkat kestabilan aplikasi juga patut diperhatikan.

Untuk memperoleh perangkat lunak, pengguna dapat mencari repositori resmi proyek ArtCraft di GitHub. Pastikan repositori yang diakses benar-benar milik proyek atau pengembang terkait, bukan salinan dari pihak yang tidak dikenal.

Baca Juga :  ChromeOS Bakal Pensiun, Google Siapkan Googlebook OS untuk Laptop Generasi Baru

Alternatif Gratis di Tengah Model Berlangganan

Kehadiran ArtCraft berkaitan dengan kebutuhan pengguna terhadap perangkat lunak produktivitas yang lebih terjangkau. Sejumlah aplikasi populer kini ditawarkan melalui model langganan, sehingga pengguna perlu membayar secara berkala untuk mengakses fitur tertentu.

Bagi individu, pelajar, organisasi kecil, dan pelaku usaha dengan anggaran terbatas, biaya tersebut dapat menjadi pertimbangan tersendiri, terutama jika hanya membutuhkan sebagian fungsi aplikasi.

ArtCraft mencoba menawarkan pendekatan berbeda melalui perangkat lunak open-source yang dapat diakses tanpa biaya lisensi. Model ini juga memungkinkan publik mempelajari kode sumber dan, sesuai ketentuan lisensinya, berkontribusi pada pengembangan perangkat lunak.

Meski gratis, pengguna tetap perlu memperhitungkan biaya tidak langsung, seperti waktu untuk mempelajari aplikasi, memindahkan dokumen, memperbaiki masalah kompatibilitas, atau menyesuaikan alur kerja.

Selain ArtCraft, pengguna juga dapat mempertimbangkan Google Docs, Sheets, dan Slides. Ketiga layanan Google tersebut menawarkan fungsi produktivitas berbasis web, sedangkan ArtCraft dikembangkan sebagai aplikasi lintas platform. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan, koneksi internet, preferensi penyimpanan, serta fitur yang diperlukan.

Belum Tentu Setara dengan Microsoft Office

Walaupun menawarkan fungsi serupa, WordCraft, GridCraft, dan DeckCraft belum bisa langsung dianggap sebagai pengganti penuh Microsoft Office. Sebagian besar aplikasi dalam proyek ArtCraft masih berada pada tahap pengembangan, sehingga kemampuan dan kestabilannya dapat berubah seiring pembaruan.

Pengguna yang bekerja dengan dokumen sederhana mungkin memiliki kebutuhan berbeda dari perusahaan yang mengandalkan formula kompleks, otomatisasi, kolaborasi tim, atau format dokumen khusus.

Sebelum menggunakannya untuk pekerjaan penting, sebaiknya lakukan pengujian dengan file salinan dan pastikan hasilnya tetap utuh saat dibuka atau dipindahkan ke aplikasi lain. Hindari menjadikan aplikasi yang belum teruji sebagai satu-satunya tempat menyimpan dokumen penting.

Pengguna juga perlu memeriksa kebijakan privasi dan keamanan, terutama jika dokumen berisi informasi pribadi, data pelanggan, atau materi rahasia perusahaan.

Pengembangan ArtCraft belum berhenti pada aplikasi perkantoran. Komunitas proyek tersebut juga dilaporkan menerima usulan untuk membuat perangkat lunak alternatif lainnya, termasuk CADCraft yang diarahkan untuk kebutuhan desain berbantuan komputer.

Jika pengembangan berjalan baik, proyek ini berpotensi memperluas pilihan perangkat lunak bagi pengguna yang menginginkan alternatif gratis. Namun, sejauh mana aplikasi-aplikasi tersebut dapat menggantikan perangkat lunak komersial akan bergantung pada kualitas, kompatibilitas, keamanan, dan dukungan pengembangannya.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Samsung Galaxy A18 Dijual Mulai 16 Oktober 2026, Cek Harga Dua Varian
Apple TV 4K Generasi Keempat Resmi Diperkenalkan, Bawa Siri AI
Acer Predator Helios Neo 16 RTX 5070: Spesifikasi dan Kisaran Harga
10 HP Android Terkencang AnTuTu September 2026, Xiaomi 18 Fold Juara
Huawei Siapkan Watch Air, Smartwatch Baru yang Dirumorkan Hadir Tahun Ini
POCO F9 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp10,49 Juta
Internet Batam dan Bintan Terganggu saat Listrik Padam, Komdigi Buka Suara
Ultraviolette Tesseract Bisa Tempuh 261 Km, Dibekali Kamera dan ABS
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Aplikasi Office Gratis Buatan AI, Kenali Fitur WordCraft hingga DeckCraft

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Samsung Galaxy A18 Dijual Mulai 16 Oktober 2026, Cek Harga Dua Varian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Apple TV 4K Generasi Keempat Resmi Diperkenalkan, Bawa Siri AI

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Acer Predator Helios Neo 16 RTX 5070: Spesifikasi dan Kisaran Harga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:00 WIB

10 HP Android Terkencang AnTuTu September 2026, Xiaomi 18 Fold Juara

Berita Terbaru