JAKARTA – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026. Rupiah ditutup di level Rp17.900 per dolar AS.
Berdasarkan laporan CNN Indonesia, rupiah naik 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini terjadi ketika tekanan terhadap dolar AS mulai mereda.
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor yang mendukung rupiah. Selain itu, tekanan jual pada obligasi pemerintah global juga mulai mereda.
Faktor kedua datang dari pasar minyak mentah dunia. Harga minyak turun akibat aksi ambil untung investor menjelang pengumuman data inflasi Amerika Serikat pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Meski demikian, penguatan rupiah masih menghadapi tantangan. Sentimen risk-off di pasar domestik dan global membatasi ruang penguatan mata uang Indonesia.
Pergerakan mata uang Asia juga menunjukkan kondisi yang beragam. Yen Jepang menguat 0,33 persen dan dolar Singapura naik 0,05 persen. Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,56 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, sejumlah mata uang negara maju menguat terhadap dolar AS. Euro naik 0,29 persen, poundsterling menguat 0,22 persen, dolar Australia naik 0,14 persen, dan dolar Kanada menguat 0,15 persen.
Masyarakat dan pelaku usaha perlu mencermati pergerakan rupiah berikutnya. Data inflasi AS, pergerakan dolar, serta harga minyak dunia dapat memengaruhi pasar keuangan dan biaya transaksi valuta asing. Namun, penguatan rupiah dalam satu hari belum menjamin tren positif berlanjut.
FAQ: Rupiah dan kurs dolar AS
1. Berapa kurs dolar AS terhadap rupiah pada 13 Oktober 2026?
Rupiah ditutup pada Rp17.900 per dolar AS berdasarkan laporan CNN Indonesia.
2. Mengapa rupiah menguat?
Penguatan didorong oleh pelemahan dolar AS dan meredanya tekanan jual obligasi pemerintah global.
3. Apakah rupiah akan terus menguat?
Belum tentu. Data inflasi AS, pergerakan dolar, harga minyak, dan sentimen investor dapat mengubah arah kurs.
4. Apakah penguatan rupiah membuat barang impor lebih murah?
Berpotensi, tetapi dampaknya bergantung pada harga barang, biaya pengiriman, kontrak pembelian, dan waktu transaksi.
5. Kapan masyarakat perlu memantau kurs dolar?
Pantau kurs saat akan membeli valuta asing, membayar kebutuhan impor, bepergian ke luar negeri, atau melakukan transaksi dalam dolar AS.
Catatan redaksi: Angka Rp17.900 merupakan kurs penutupan perdagangan yang diberitakan, bukan otomatis kurs jual atau beli yang berlaku di bank maupun money changer. Periksa kurs transaksi masing-masing penyedia sebelum menukar uang. (*)









