Harga Bitcoin Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS, Laporan Inflasi 14 Oktober Jadi Penentu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Harga Bitcoin menghadapi tekanan di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Investor kini menantikan laporan inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada 14 Oktober 2026. Kedua faktor tersebut berpotensi menentukan arah pergerakan pasar kripto dalam waktu dekat.

Berdasarkan analisis pasar Bitunix yang dikutip BeInCrypto pada Senin (12/10/2026), imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun menembus 5,35%. Pada saat yang sama, harga Bitcoin turun di bawah US$82.000. Tekanan jual juga menyebar ke sejumlah aset kripto lainnya.

Kenaikan imbal hasil obligasi membuat aset pemerintah AS semakin menarik bagi investor. Instrumen tersebut menawarkan pembayaran bunga dengan risiko kredit yang relatif rendah. Sebaliknya, Bitcoin tidak memberikan bunga tetap dan memiliki volatilitas harga yang tinggi. Kondisi ini dapat mendorong sebagian investor mengalihkan modal dari kripto ke obligasi.

Baca Juga :  Harga Kripto Terbaru Hari Ini 2 Juni 2026: Bitcoin Tertekan di Bawah Rp1,3 Miliar, Investor Waspadai Gejolak Global

Tekanan tersebut juga berpotensi memengaruhi pasar saham, terutama sektor teknologi dan perusahaan yang berkaitan dengan aset digital. Biaya pinjaman yang meningkat dapat mengurangi minat investor terhadap aset berisiko. Karena itu, arah pergerakan imbal hasil Treasury menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku pasar kripto.

Sepanjang 3–9 Oktober 2026, sejumlah aset kripto mencatatkan penurunan. Bitcoin melemah 3,80%, Ethereum turun 8,39%, sedangkan XRP terkoreksi 7,09%. Dari 300 aset kripto teratas yang dipantau Bitunix, hanya sekitar 20% yang berhasil mencatatkan kenaikan. Median imbal hasil mingguan tercatat minus 5,18%.

Tekanan juga melanda sektor keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi). Token UNI milik Uniswap turun 18,37%, sementara CAKE dari PancakeSwap melemah 15,92%. Namun, tidak semua aset mengalami penurunan. Token SAND dari The Sandbox justru melonjak 57,71%, meskipun Bitunix tidak menemukan bukti peningkatan fundamental proyek yang menjelaskan reli tersebut.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini 28 Juli 2026 Merosot ke Rp1,14 Miliar, Altcoin Kompak Melemah Jelang Keputusan The Fed

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk September 2026, yang menurut laporan tersebut dijadwalkan rilis pada 14 Oktober. Bitunix memperkirakan inflasi tahunan mencapai 3,6%, naik dari 3,4% pada periode sebelumnya. Jika inflasi melampaui ekspektasi, imbal hasil obligasi berpotensi kembali naik dan menambah tekanan terhadap Bitcoin.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat meredakan tekanan pada pasar obligasi dan memperbaiki sentimen investor terhadap aset berisiko. Meski demikian, arah harga Bitcoin tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk kebijakan Federal Reserve, arus modal, dan kondisi likuiditas global. Investor perlu mencermati volatilitas pasar serta mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan transaksi. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Bitcoin Hari Ini 12 Oktober 2026 Turun 1,17%, 1 BTC Tembus Rp1,48 Miliar
Harga Kripto 30 September 2026: Bitcoin Naik ke Rp1,49 Miliar, Zcash Pimpin Kenaikan
Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan
Bitcoin Price Today: BTC Around $86,000 as September Rally Continues
Harga Bitcoin Hari Ini 23 September 2026 Turun 1,83%, BTC Kembali ke Rp1,50 Miliar
Bitcoin Hari Ini 21 September 2026 Tembus Rp1,51 Miliar, Naik 5,02 Persen dalam 1 Jam
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus Rp1,44 Miliar, BTC Naik
Harga Bitcoin Hari Ini 19 September 2026 Tembus US$80 Ribu, Short Seller Rugi US$183 Juta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Harga Bitcoin Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS, Laporan Inflasi 14 Oktober Jadi Penentu

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 12 Oktober 2026 Turun 1,17%, 1 BTC Tembus Rp1,48 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 23:45 WIB

Harga Kripto 30 September 2026: Bitcoin Naik ke Rp1,49 Miliar, Zcash Pimpin Kenaikan

Senin, 28 September 2026 - 10:24 WIB

Bitcoin Hari Ini 28 September 2026: BTC di US$84.150, SPX, KAITO dan POPCAT Jadi Sorotan

Jumat, 25 September 2026 - 01:01 WIB

Bitcoin Price Today: BTC Around $86,000 as September Rally Continues

Berita Terbaru