TEKNOLOGI – Setelah menyiapkan itel A300+ untuk pasar Indonesia, itel disebut sedang mempersiapkan model lain dari keluarga A Series, yakni itel A300C.
Kabar kehadiran ponsel entry-level tersebut semakin menguat setelah kode perangkat A300C disebut telah muncul dalam database TKDN dan SDPPI Indonesia. Meski demikian, hingga 3 Oktober 2026 belum ada informasi resmi mengenai tanggal peluncuran maupun harga itel A300C di Tanah Air.
Jika mengacu pada model yang telah lebih dulu dipasarkan di India, itel A300C membawa sejumlah spesifikasi yang cukup menarik di kelas ponsel terjangkau. Salah satunya adalah baterai berkapasitas 6.000 mAh dan layar dengan refresh rate 90 Hz.
itel A300C Sudah Lebih Dulu Meluncur di India
itel A300C sebelumnya diperkenalkan di India sebagai salah satu smartphone 4G entry-level terbaru perusahaan.
Di pasar tersebut, itel kemudian menambah pilihan konfigurasi dengan RAM 3 GB dan penyimpanan 32 GB. Sebelumnya, perangkat tersedia dengan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.
Selain kapasitas memori, spesifikasi utama kedua varian tersebut disebut tetap sama.
Namun, spesifikasi versi India belum dapat dipastikan akan identik dengan perangkat yang nantinya dijual di Indonesia. Produsen masih dapat menyesuaikan konfigurasi, fitur maupun harga untuk pasar Tanah Air.
Layar 90 Hz dan Chip Unisoc T7100
itel A300C mengusung layar berukuran sekitar 6,56 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1612 piksel. Panel tersebut memiliki refresh rate hingga 90 Hz, sehingga pergerakan pada layar dapat terasa lebih mulus dibandingkan panel 60 Hz.
Untuk performa, smartphone ini menggunakan Unisoc T7100 yang dibuat dengan proses fabrikasi 12 nm.
Chipset tersebut memiliki CPU octa-core dengan kecepatan hingga 2,2 GHz. Konfigurasinya terdiri dari dua inti Cortex-A75 dan enam inti Cortex-A55, serta GPU Mali-G57 MP1.
Untuk versi dengan RAM 4 GB, kapasitas RAM dapat diperluas secara virtual hingga 12 GB. Sementara penyimpanan internalnya mencapai 64 GB.
Pengguna juga masih mendapatkan slot microSD khusus yang mendukung kartu memori hingga 2 TB. Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengorbankan salah satu slot SIM untuk menambah penyimpanan.
Jalankan Android 16 Go Edition
itel A300C menggunakan Android 16 Go Edition, sistem operasi yang dirancang untuk perangkat dengan spesifikasi perangkat keras lebih terbatas.
itel menyebut optimalisasi tersebut ditujukan agar aktivitas harian seperti menggunakan aplikasi pesan instan, layanan pembayaran digital hingga streaming video dapat tetap berjalan pada perangkat entry-level.
Untuk konektivitas, ponsel ini mendukung jaringan 4G LTE, dual 4G VoLTE, Wi-Fi 802.11ac, Bluetooth 5, GPS, GLONASS dan Beidou.
Port yang digunakan adalah USB Type-C dengan dukungan OTG.
Baterai 6.000 mAh dan Sertifikasi MIL-STD-810H
Salah satu daya tarik itel A300C terletak pada kapasitas baterainya.
Smartphone ini dibekali baterai 6.000 mAh yang didukung pengisian daya 18W. Kapasitas tersebut ditujukan untuk menunjang penggunaan sehari-hari dalam durasi yang panjang.
Selain baterai besar, perangkat juga membawa sertifikasi MIL-STD-810H. Sertifikasi ini berkaitan dengan pengujian ketahanan perangkat terhadap sejumlah kondisi lingkungan dan perlakuan tertentu.
Meski demikian, sertifikasi tersebut tidak berarti ponsel kebal terhadap semua jenis kerusakan. Pengguna tetap perlu memperhatikan batas penggunaan perangkat sesuai ketentuan produsen.
Di India, itel juga menawarkan program penggantian layar gratis selama 100 hari sejak pembelian.
Kamera 8 MP dan Fitur Inframerah
Untuk fotografi, itel A300C menggunakan kamera belakang 8 MP yang dilengkapi LED flash. Kamera depan beresolusi 5 MP digunakan untuk swafoto dan video call.
Fitur keamanan mencakup pemindai sidik jari yang ditempatkan di bagian samping bodi serta Face Unlock.
Menariknya, perangkat ini juga membawa pemancar inframerah (IR blaster). Fitur tersebut memungkinkan smartphone digunakan sebagai remote untuk perangkat tertentu, seperti televisi atau AC yang kompatibel.
itel turut membekali A300C dengan UltraLink Free Call yang memungkinkan panggilan melalui jaringan data.
Harga itel A300C di Indonesia Belum Diumumkan
Hingga 3 Oktober 2026, itel belum mengumumkan harga dan jadwal peluncuran resmi A300C di Indonesia.
Konfigurasi memori yang nantinya dipasarkan di Tanah Air juga belum diketahui. Karena itu, harga di India hanya dapat digunakan sebagai gambaran dan bukan patokan harga resmi Indonesia.
Di India, itel A300C dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB dibanderol Rs 10.999, atau sekitar Rp2,05 juta berdasarkan kurs yang digunakan sumber.
Sementara varian RAM 3 GB dengan memori internal 32 GB dijual seharga Rs 8.699, sekitar Rp1,62 juta.
Harga tersebut belum memperhitungkan perbedaan pajak, biaya distribusi maupun kebijakan harga di Indonesia.
Jika benar masuk ke pasar Indonesia, itel A300C akan menambah pilihan smartphone 4G murah dengan kombinasi baterai besar, layar 90 Hz, Android 16 Go Edition dan slot microSD terpisah.
Namun, kepastian mengenai spesifikasi, varian, harga dan tanggal penjualan di Indonesia masih menunggu pengumuman resmi dari itel.
FAQ
Apakah itel A300C akan masuk Indonesia?
itel A300C dikabarkan sedang disiapkan untuk pasar Indonesia. Kode perangkat disebut telah muncul di TKDN dan SDPPI, tetapi jadwal peluncuran resminya belum diumumkan.
Berapa kapasitas baterai itel A300C?
Berdasarkan spesifikasi versi India, itel A300C memiliki baterai 6.000 mAh dengan dukungan pengisian 18W.
Apa chipset yang digunakan itel A300C?
Ponsel ini menggunakan Unisoc T7100, chipset octa-core dengan kecepatan hingga 2,2 GHz.
Apakah itel A300C mendukung kartu microSD?
Ya. Versi India memiliki slot microSD khusus yang mendukung kapasitas hingga 2 TB, terpisah dari dua slot nano-SIM.
Berapa harga itel A300C di Indonesia?
Harga resmi Indonesia belum diumumkan. Sebagai gambaran, harga di India mulai sekitar Rp1,62 juta untuk varian 3 GB/32 GB berdasarkan kurs yang digunakan sumber.
Apakah itel A300C sudah resmi dijual di Indonesia?
Belum ada konfirmasi mengenai penjualan resminya. Informasi mengenai kehadiran di Indonesia masih berupa persiapan dan belum disertai tanggal peluncuran.








