JAKARTA – Nuzran Joher resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban amanah sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia. Pelantikan tersebut berlangsung bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026.
Usai pelantikan, Nuzran Joher menyampaikan pesan mengenai tanggung jawab besar yang kini berada di pundaknya. Ia menilai momentum pelantikan pada Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna penting bagi dirinya dan lembaga yang dipimpinnya.
“Dilantik di Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar kebetulan sejarah, melainkan pengingat luhur akan tanggung jawab besar yang harus diemban,” kata Nuzran Joher.
Menurut Nuzran, amanah tersebut akan dijalankan dengan mengedepankan integritas. Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan mengedepankan integritas, berlandaskan nilai-nilai dasar Pancasila, demi menjaga kedaulatan dan kemajuan bangsa,” ujarnya.
Nuzran juga meminta doa dan dukungan masyarakat Indonesia dalam menjalankan tugas barunya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya resmi menerima amanah sebagai pimpinan Ombudsman.
“Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Nuzran.
Pelantikan ini menjadi babak baru bagi Nuzran Joher dalam menjalankan tugas di lembaga negara yang memiliki peran dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Kehadiran pimpinan baru diharapkan membawa mandat kelembagaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga memberikan konteks tersendiri bagi pelantikan tersebut. Nuzran menekankan bahwa nilai integritas dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah negara.
Masyarakat kini menantikan langkah Nuzran Joher setelah resmi menjabat sebagai Ketua Ombudsman. Perhatian publik terutama akan tertuju pada agenda dan kebijakan yang akan dijalankan Ombudsman dalam mengawal kualitas pelayanan publik di Indonesia. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta







