TEKNOLOGI – Honor memperkenalkan perangkat unik yang ditujukan bagi pengguna yang gemar membaca buku digital. Bernama Honor S3, perangkat ini merupakan e-reader berukuran mini dengan layar E-Ink 3,68 inci yang dapat ditempelkan secara magnetis pada bagian belakang smartphone yang kompatibel.
Perangkat tersebut diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran lini Honor Magic 9 Series di China. Berbeda dari e-reader konvensional yang umumnya berukuran lebih besar, Honor S3 dirancang dalam bentuk ringkas sehingga mudah dibawa dan digunakan untuk membaca saat bepergian.
Dari sisi harga, Honor S3 dibanderol 399 yuan. Jika dikonversikan secara kasar, harganya berada di kisaran Rp900 ribuan, tergantung nilai tukar.
Honor S3 Punya Bobot Hanya 61 Gram
Salah satu daya tarik utama Honor S3 adalah ukurannya yang sangat ringkas.
Perangkat ini memiliki bobot sekitar 61 gram dengan ketebalan bodi hanya 5,6 milimeter. Dengan dimensi tersebut, Honor memosisikan perangkat sebagai e-reader yang mudah dibawa bahkan di dalam saku.
Ukurannya juga memungkinkan pengguna memegang perangkat dengan satu tangan ketika membaca.
Desain tersebut berbeda dengan kebanyakan e-reader yang memiliki ukuran layar lebih besar. Honor S3 lebih diarahkan sebagai perangkat pendamping smartphone untuk aktivitas membaca secara praktis.
Layar E-Ink 3,68 Inci
Untuk menampilkan teks, Honor S3 menggunakan panel E-Ink berukuran 3,68 inci dengan kerapatan mencapai 259 PPI.
Layar tersebut menggunakan teknologi soft-light dan dilengkapi permukaan kaca buram atau frosted glass.
Konsep layar E-Ink memang dirancang untuk memberikan pengalaman membaca yang berbeda dari layar LCD atau OLED. Teknologi tersebut lebih menyerupai tampilan tinta pada media cetak sehingga banyak digunakan pada perangkat pembaca buku elektronik.
Honor juga membekali S3 dengan fitur soft-light eye protection.
Dengan karakter layar E-Ink, perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang ingin membaca buku digital tanpa harus terus menggunakan layar smartphone.
Tidak Memiliki Tombol Fisik
Honor S3 mengusung desain minimalis dan tidak menyediakan tombol fisik pada bodinya.
Navigasi dilakukan melalui sistem full-screen single-point touch. Pengguna dapat melakukan interaksi melalui layar, termasuk berpindah halaman ketika membaca.
Konsep tersebut membuat desain perangkat terlihat sederhana sekaligus mempertahankan bentuknya yang ringkas.
Bisa Menempel Magnetis di Belakang Smartphone
Fitur yang menjadi pembeda utama Honor S3 adalah sistem magnetisnya.
E-reader ini dapat ditempelkan pada bagian belakang smartphone yang kompatibel menggunakan mekanisme magnet. Proses pemasangan dirancang cukup sederhana sehingga perangkat dapat dipasang dan dilepas dengan cepat.
Honor juga menyebut bodi S3 dapat berada hampir rata dengan permukaan smartphone ketika ditempelkan.
Dengan konsep tersebut, pengguna dapat membawa smartphone dan e-reader secara bersamaan tanpa harus menggunakan perangkat tambahan berukuran besar.
Namun, kompatibilitas magnetis tentunya bergantung pada smartphone dan aksesori yang mendukung mekanisme tersebut.
Baterai Bisa Bertahan hingga Satu Minggu
Untuk mendukung mobilitas, Honor S3 dilengkapi baterai yang diklaim mampu digunakan hingga 30 jam secara terus-menerus.
Dalam penggunaan normal sehari-hari, daya tahan baterainya disebut dapat mencapai sekitar satu minggu dalam sekali pengisian.
Klaim tersebut membuat perangkat cukup praktis bagi pengguna yang menjadikan e-reader sebagai perangkat khusus untuk membaca.
Bisa Menampung Banyak Buku Digital
Honor S3 menggunakan sistem operasi RTOS (Real-Time Operating System).
Perangkat tersebut disebut memiliki akses ke perpustakaan digital dengan lebih dari 700.000 judul buku elektronik.
Selain akses terhadap katalog buku, Honor S3 juga mendukung transfer buku secara nirkabel melalui aplikasi Honor Smart Space.
Perangkat ini juga kompatibel dengan sejumlah format file e-book yang umum digunakan.
Untuk penyimpanan, Honor menyediakan slot kartu TF atau MicroSD yang mendukung ekspansi kapasitas hingga 1TB.
Kapasitas tersebut memungkinkan pengguna menyimpan koleksi buku digital dalam jumlah besar tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penyimpanan internal.
Harga Honor S3 Sekitar Rp900 Ribuan
Honor S3 dijual di China dengan harga 399 yuan.
Jika menggunakan konversi kasar, harga tersebut setara dengan sekitar Rp900 ribuan. Nilai dalam rupiah dapat berubah mengikuti kurs dan belum memperhitungkan pajak, biaya distribusi, maupun biaya lain apabila perangkat dipasarkan di Indonesia.
Hingga informasi yang tersedia, belum ada keterangan mengenai harga resmi atau jadwal pemasaran Honor S3 untuk pasar Indonesia.
Dengan bentuk yang sangat ringkas, layar E-Ink, kemampuan menempel secara magnetis, serta dukungan penyimpanan hingga 1TB, Honor S3 menawarkan konsep berbeda dari e-reader pada umumnya.
Perangkat ini terutama menyasar pengguna yang menginginkan perangkat membaca berukuran kecil dan mudah dibawa, tanpa harus menjadikan smartphone sebagai satu-satunya media membaca buku digital.
FAQ
1. Apa itu Honor S3?
Honor S3 adalah e-reader mini dari Honor yang menggunakan layar E-Ink dan dirancang untuk membaca buku digital secara portabel.
2. Berapa ukuran layar Honor S3?
Honor S3 menggunakan layar E-Ink berukuran 3,68 inci dengan kerapatan 259 PPI.
3. Berapa berat Honor S3?
Bobot perangkat sekitar 61 gram dengan ketebalan bodi 5,6 mm.
4. Apakah Honor S3 bisa ditempelkan ke smartphone?
Ya. Honor S3 memiliki mekanisme magnetis yang memungkinkan perangkat ditempelkan pada bagian belakang smartphone yang kompatibel.
5. Berapa kapasitas penyimpanan Honor S3?
Honor S3 memiliki slot kartu TF atau MicroSD yang mendukung ekspansi penyimpanan hingga 1TB.
6. Berapa harga Honor S3?
Harga yang disebutkan untuk pasar China adalah 399 yuan atau sekitar Rp900 ribuan berdasarkan konversi kasar.
7. Berapa lama baterai Honor S3 bertahan?
Honor menyebut baterainya dapat bertahan hingga 30 jam penggunaan terus-menerus dan hingga sekitar satu minggu untuk penggunaan normal.
8. Apakah Honor S3 sudah dijual di Indonesia?
Informasi yang tersedia dalam sumber belum menyebutkan harga dan jadwal penjualan resmi Honor S3 di Indonesia.








