Jakarta-Tabel angsuran KUR BRI Rp10 juta menjadi informasi penting bagi pelaku UMKM sebelum mengajukan pinjaman. Dengan mengetahui perkiraan cicilan, calon debitur dapat menyesuaikan tenor dengan kemampuan keuangan usaha.
Pada 2026, BRI mencantumkan KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta. Produk ini memiliki bunga sebesar 3 persen efektif per tahun.
Artinya, pinjaman Rp10 juta berada pada batas maksimum KUR Super Mikro. Calon debitur dapat memilih jangka waktu sesuai ketentuan produk dan hasil analisis kredit BRI.
Tabel Angsuran KUR BRI Rp10 Juta
Berikut simulasi angsuran Rp10 juta menggunakan asumsi bunga efektif 3 persen per tahun dan perhitungan angsuran bulanan metode anuitas.
| Plafon | Tenor | Perkiraan Angsuran/Bulan |
|---|---|---|
| Rp10 juta | 12 bulan | ± Rp846.937 |
| Rp10 juta | 24 bulan | ± Rp429.812 |
| Rp10 juta | 36 bulan | ± Rp290.812 |
| Rp10 juta | 48 bulan | ± Rp221.343 |
| Rp10 juta | 60 bulan | ± Rp179.687 |
Catatan: angka di atas merupakan simulasi matematis, bukan tabel angsuran resmi BRI. Nilai cicilan dalam akad dapat berbeda sesuai metode perhitungan, ketentuan produk, dan hasil pengajuan.
Sebagai pembanding, sejumlah publikasi mengenai KUR BRI 2026 juga menampilkan tabel dengan metode perhitungan berbeda. Karena itu, pembaca sebaiknya tidak menyamakan simulasi bunga 3 persen KUR Super Mikro dengan tabel KUR Mikro yang menggunakan skema bunga berbeda.
Berapa Cicilan KUR BRI Rp10 Juta?
Jika menggunakan asumsi bunga efektif 3 persen per tahun, cicilan tenor 12 bulan sekitar Rp846.937 per bulan.
Untuk tenor 24 bulan, perkiraannya sekitar Rp429.812 per bulan. Sementara tenor 36 bulan sekitar Rp290.812 per bulan.
Jika memilih tenor 48 bulan, cicilan diperkirakan sekitar Rp221.343 per bulan. Untuk tenor 60 bulan, cicilan sekitar Rp179.687 per bulan.
Semakin panjang tenor, cicilan bulanan menjadi lebih rendah. Namun, masa pembayaran juga menjadi lebih lama.
Karena itu, calon debitur sebaiknya tidak hanya melihat cicilan bulanan. Total pembayaran selama masa kredit juga perlu diperhitungkan sebelum memilih tenor.
Bunga KUR BRI Rp10 Juta 2026
BRI mencantumkan KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta dan bunga 3 persen efektif per tahun untuk program KUR 2026. Periode program yang tercantum di halaman resmi BRI adalah 29 Januari sampai 31 Desember 2026.
Ketentuan tersebut berbeda dengan KUR Mikro. BRI mencantumkan KUR Mikro dengan plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta dan bunga bertahap mulai 6 persen efektif per tahun.
Karena itu, artikel atau tabel yang menggunakan bunga 6 persen untuk pinjaman Rp10 juta perlu dibaca secara hati-hati. Untuk plafon sampai Rp10 juta, kategori yang tercantum BRI adalah KUR Super Mikro.
Syarat KUR BRI Rp10 Juta
BRI mencantumkan beberapa kriteria umum debitur KUR. Calon debitur harus mempunyai usaha produktif dan layak.
Usaha tersebut juga tercantum harus berjalan minimal enam bulan. Selain itu, BRI mencantumkan kepemilikan NIB dan NPWP serta tidak memiliki catatan negatif pada SLIK sebagai kriteria umum.
Dokumen yang diperlukan dapat berbeda sesuai jenis produk dan kondisi calon debitur. Karena itu, calon peminjam sebaiknya memastikan dokumen yang diperlukan langsung kepada BRI sebelum mengajukan.
Apakah KUR BRI Rp10 Juta Tanpa Jaminan?
KUR ditujukan bagi pelaku usaha produktif dan layak yang belum memiliki agunan tambahan atau agunannya belum mencukupi. Hal tersebut tercantum dalam informasi resmi BRI mengenai KUR.
Namun, calon debitur tetap perlu memahami ketentuan produk secara lengkap. Jangan menganggap semua pengajuan otomatis bebas dari seluruh persyaratan setelah melihat informasi “tanpa agunan tambahan”.
Cara Mengajukan KUR BRI Rp10 Juta
Calon debitur perlu menyiapkan identitas dan dokumen usaha sebelum mengajukan. Informasi mengenai usaha juga harus disampaikan secara benar.
Setelah permohonan diajukan melalui kanal resmi BRI, bank akan melakukan proses verifikasi dan analisis. Persetujuan tidak otomatis diberikan hanya karena calon debitur memenuhi dokumen administratif.
Calon debitur juga sebaiknya menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kebutuhan usaha. Pinjaman Rp10 juta sebaiknya digunakan untuk kegiatan produktif seperti modal kerja atau investasi usaha yang sesuai dengan ketentuan KUR. BRI mencantumkan kedua tujuan tersebut sebagai penggunaan KUR.
Kesimpulan
KUR BRI Rp10 juta pada 2026 termasuk KUR Super Mikro. BRI mencantumkan bunga 3 persen efektif per tahun dengan plafon hingga Rp10 juta.
Dengan asumsi perhitungan anuitas 3 persen efektif per tahun, cicilan sekitar Rp846.937 untuk tenor 12 bulan dan sekitar Rp179.687 untuk tenor 60 bulan.
Angka tersebut merupakan simulasi, bukan jaminan angsuran yang akan tercantum dalam akad. Calon debitur tetap perlu meminta simulasi resmi dari BRI sebelum menandatangani perjanjian kredit.
FAQ KUR BRI Rp10 Juta 2026
Berapa cicilan KUR BRI Rp10 juta selama 12 bulan?
Dengan asumsi bunga efektif 3 persen per tahun dan metode anuitas, perkiraannya sekitar Rp846.937 per bulan.
Berapa cicilan KUR BRI Rp10 juta selama 24 bulan?
Simulasinya sekitar Rp429.812 per bulan dengan asumsi bunga efektif 3 persen per tahun.
Berapa cicilan KUR BRI Rp10 juta selama 36 bulan?
Perkiraan angsurannya sekitar Rp290.812 per bulan berdasarkan simulasi bunga efektif 3 persen per tahun.
Berapa cicilan KUR BRI Rp10 juta selama 48 bulan?
Perkiraan cicilannya sekitar Rp221.343 per bulan.
Berapa cicilan KUR BRI Rp10 juta selama 60 bulan?
Dengan asumsi yang sama, perkiraannya sekitar Rp179.687 per bulan.
Berapa bunga KUR BRI Rp10 juta 2026?
BRI mencantumkan KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta dan bunga 3 persen efektif per tahun.
Apakah Rp10 juta termasuk KUR Super Mikro?
Ya. BRI mencantumkan KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta.
Apakah cicilan di atas merupakan angka resmi BRI?
Tidak. Angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan asumsi bunga efektif 3 persen per tahun. Angsuran resmi mengikuti perhitungan dan ketentuan BRI saat kredit disetujui.
Apakah tenor 60 bulan bisa dipilih?
Ketersediaan tenor harus mengikuti ketentuan produk dan hasil persetujuan BRI. Calon debitur perlu mengonfirmasi tenor yang tersedia saat mengajukan. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









